Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2015/03/26

Kamis, 26 Maret 2015

Bacaan   : 1 Samuel 22:1-5
Setahun : Hakim-Hakim 10-11
Nas       : Berhimpunlah juga kepadanya setiap orang yang dalam kesukaran, setiap orang yang dikejar-kejar tukang piutang, setiap orang yang sakit hati. (1 Samuel 22:2)

PESAN DARI ADULAM

Sebuah suara dari balik telepon terdengar, "Tolong jangan ganggu saya dalam minggu ini. Saya sibuk sekali, lagi pula ada persoalan keluarga yang harus segera selesai." Kemudian pembicaraan berhenti. Linda hanya bisa menelan ludah getir. Saat itu ia sedang butuh teman untuk mendengar curahan persoalannya. Namun, sahabat sekaligus pembimbing rohaninya itu sedang tidak bisa melayaninya.

Saat di gua Adulam, Daud berkumpul dengan orang-orang yang dalam kesukaran, yaitu mereka yang hidup terjepit, menderita, dalam keadaan susah dan sedih. Ada pula yang dikejar penagih hutang, yaitu mereka yang tertipu oleh lintah darat sampai tidakmampu melunasi utang. Tak ketinggalan mereka yang sakit hati. Istilah ini mengandung arti orang yang napas atau vitalitas hidupnya penuh dengan kemarahan, rasa tidak puas, dan pahit. Jadi orang-orang yang mendekat pada Daud itu bukan orang sakit hati biasa, melainkan mereka yang sakit hati begitu parah sampai seolah-olah napasnya penuh dengan kemarahan dan kepahitan. Jumlah mereka seluruhnya 400 orang, dengan Daud sebagai pemimpin mereka. Ya, meskipun ia sendiri sedang dalam kesukaran.

Menerima orang yang dalam kesukaran itu tidak mudah, apalagi jika kita sendiri sedang dirundung masalah. Namun, ini bukan alasan bagi kita untuk selalu menolak menolong orang lain. Ada saatnya Tuhan bermaksud merentangkan iman kita agar lebih tangguh. Dilatih menanggung beban lebih berat karena hendak dipercaya menanggung sesuatu yang besar. Bersediakah kita? -- Martinus Prabowo /Renungan Harian

MENOLONG ORANG LAIN YANG BERMASALAH DAPAT MEMPERKUAT IMAN
DAN BISA JADI IKUT MENGATASI MASALAH YANG KITA HADAPI.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org