Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2015/03/22

Minggu, 22 Maret 2015

Bacaan   : Yohanes 4:1-30
Setahun : Hakim-Hakim 1-2
Nas       : Kata perempuan itu kepada-Nya, "Tuan, berikanlah aku air itu, supaya aku tidak haus dan tidak usah datang lagi ke sini untuk menimba air." (Yohanes 4:15)

MENEMUKAN AIR

Selain udara, air adalah kebutuhan vital manusia. Tanpa air, manusia hanya dapat bertahan hidup 3-5 hari. Sayangnya, banyak orang memakai air tak layak konsumsi karena berbagai faktor, yang membahayakan hidup mereka pada masa depan. Pada 1992 PBB menetapkan 22 Maret sebagai Hari Air Sedunia sebagai usaha menarik perhatian publik akan pentingnya air bersih dan penyadaran akan pengelolaan sumber air bersih yang berkelanjutan. Namun, sadarkah Anda, ada yang lebih vital dari kebutuhan akan air bersih?

Perempuan Samaria datang menimba air ke sumur di tengah hari yang terik ketika semua orang lebih suka berlindung di rumah mereka. Ternyata, ia memilih waktu itu untuk menghindari bertemu dengan orang lain. Ia memiliki cap buruk di tengah masyarakat karena status perkawinannya yang penuh kegagalan.

Namun, Yesus juga sengaja menempuh jalan di Samaria untuk menemui perempuan itu (ay. 4). Di tepi sumur Yakub, mereka berbincang tentang air hidup yang akan terus memancar di dalam diri setiap orang yang menerima anugerah Allah. Perempuan Samaria itu akhirnya menyadari bahwa ia jauh lebih memerlukan air hidup itu dibandingkan air sumur. Sukacita karena telah bertemu dengan sumber air hidup, yaitu Kristus, membuatnya meninggalkan tempayannya. Ia pergi ke kota dan bersaksi kepada mereka yang selama ini justru dihindarinya (ay. 28). Kristus telah mengubah hidupnya. Kita memang sangat memerlukan air untuk bertahan hidup, tetapi tanpa menemukan Sang Pemberi Air Hidup, hidup kita akan sia-sia. -- Hembang Tambun /Renungan Harian

AIR SUMUR YAKUB HANYA DAPAT MEMUASKAN DAHAGA SEMENTARA,
TETAPI AIR HIDUP DARI KRISTUS MEMUASKAN DAHAGA ROHANI KITA SELAMANYA.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org