Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2015/02/01

Minggu, 1 Februari 2015

Bacaan   : Kisah 6:1-7
Setahun : Imamat 1-3
Nas       : Karena itu, Saudara-saudara, pilihlah tujuh orang dari antaramu, yang terkenal baik dan penuh Roh dan hikmat, supaya kami mengangkat mereka untuk tugas itu. (Kisah 6:3)

KUALIFIKASI PELAYAN

Sebagian orang beranggapan pelayanan tertentu lebih penting dari yang lain. Pemimpin pujian, pendoa syafaat, dan pengkhotbah dianggap sangat penting sehingga harus ada persiapan khusus sebelum melayani. Sebaliknya, penerima tamu dan pengumpul persembahan terkesan kurang penting, dapat dilakukan oleh siapa saja sekalipun tanpa persiapan khusus. Benarkah demikian?

Jemaat mula-mula mengalami persoalan karena kurangnya tenaga pelayan. Seiring dengan semakin banyaknya jumlah orang percaya, timbul sungut-sungut di antara orang Yahudi berbahasa Yunani. Pelayanan sosial sehari-hari terhadap janda-janda mereka terabaikan (ay. 1). Lalu para rasul pun menangani pelayanan meja sehingga tugas utama mereka untuk memberitakan firman dan berdoa terbengkalai (ay. 2, 4). Sadar akan hal itu, para rasul meminta agar jemaat memilih tujuh orang pelayan tambahan untuk "melayani meja". Tugas mereka 'hanya' mendistribusikan makanan harian kepada jemaat yang kurang mampu. Tugas yang ringan, mudah, dan dapat dikerjakan semua orang, pikir beberapa orang.

Tetapi, tidak bagi para rasul. Mereka meminta orang "yang terkenal baik, dan yang penuh Roh dan hikmat". Ya, para pelayan Tuhan adalah mereka yang telah menunjukkan buah imannya dan sungguh-sungguh mengenal Allah. Allah tidak mengistimewakan pelayanan yang satu dan mengabaikan yang lain. Pelayanan sekecil apa pun tidak boleh kita lakukan dengan asal-asalan karena kita melayani Allah yang mahaagung, suci, dan sempurna, namun penuh kasih. -- Hembang Tambun /Renungan Harian

ALLAH YANG AGUNG DAN SEMPURNA TIDAK LAYAK MENDAPATKAN
PELAYANAN ASAL JADI DARI MEREKA YANG DISELAMATKAN-NYA.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org