Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2013/08/15

Kamis, 15 Agustus 2013

Bacaan   : Kejadian 50:15-21
Setahun : Yeremia 4-6
Nas       : Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah merekarekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar. (Kejadian 50:20)

MESIN WAKTU

Salah satu teknologi fiksi ilmiah yang paling terkenal adalah mesin waktu. Dengannya, orang bermimpi bisa mengintip apa yang terjadi pada masa depan atau untuk mengubah peristiwa masa lalu yang kita sesali. Menariknya, secara teori fisika, mesin waktu bisa dibuat, khususnya untuk "pergi" ke masa depan. Namun demikian, untuk sekarang, kita harus bisa menerima fakta bahwa masa lalu tidak bisa diubah dan masa depan hanya bisa kita bayangkan.

Syukurlah, bahwa sebagai umat Allah, fakta ini tidaklah menakutkan karena karakter Allah yang terungkap dalam pernyataan Yusuf. Kisah Yusuf ini mengandung setidaknya dua aspek. Pertama, mendorong kita untuk tidak terjebak dalam penjara masa lalu. Apa pun kesalahan atau keburukan yang terjadi, bukan berarti hidup kita selamanya buruk. Bahkan kesalahan masa lalu dapat Allah pakai untuk mendatangkan kebaikan. Ini yang terjadi pada saudara-saudara Yusuf. Mereka memiliki masa lalu yang buruk ketika mereka menjual Yusuf. Tetapi, mereka mengakui kesalahan itu dan melangkah maju. Melaluinya, kehidupan mereka sekeluarga terpelihara di tengah kelaparan yang melanda.

Kedua, mendorong kita untuk tidak mendendam pada orang lain. Kita perlu percaya bahwa hal itu terjadi dalam kontrol Allah demi kebaikan kita. Ini yang dilakukan Yusuf. Ia tidak mau terpenjara dalam kemarahan dan kepahitan kepada saudara-saudaranya. Ia mengampuni mereka, membuka pintu rekonsiliasi.

Maukah kita juga melepaskan masa lalu seperti mereka? -- Alison Subiantoro

LEPASKAN MASA LALU,
MELANGKAHLAH KE MASA DEPAN YANG GEMILANG.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Pelayanan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org