Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2013/08/08

Kamis, 8 Agustus 2013

Bacaan   : Matius 5:38-48
Setahun : Yesaya 38-42
Nas       : Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. (Matius 5:44)

MATA GANTI MATA

Pada 2008 pengadilan di Iran menjatuhkan kepada Majid Movahedi hukuman berupa penyiraman cairan asam untuk membutakan matanya. Itulah hukuman yang setimpal untuknya karena ia telah menyiramkan cairan asam ke wajah Bahrami, perempuan yang menolak pinangannya. Namun, beberapa menit menjelang hukuman dilaksanakan, Bahrani meminta hukuman itu dibatalkan. Ia menganggap balas dendam "mata ganti mata" semacam itu tidak pantas.

Keadilan macam apa yang diperoleh dari hukum "mata ganti mata dan gigi ganti gigi"? Banyak orang akan buta dan ompong. Yesus mengajarkan hukum yang baru: mengasihi dan memberkati mereka yang menganiaya kita. Paulus turut menegaskannya: "Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan" (Roma 12:21). Mengapa? Kejahatan itu sampah. Orang yang berbuat jahat sedang memproduksi sampah, dan orang yang menyimpan dendam atas kejahatan orang lain menyimpan sampah itu. Keduanya sama-sama rugi.

Tidak ada cara untuk membersihkan diri dari sampah kejahatan yang busuk kecuali membuangnya. Caranya dengan mengampuni dan berbuat baik. Mengapa? Pengampunan dan perbuatan baik adalah anugerah ilahi, bukan karakter asli hasil usaha manusia. Ketika kita membiarkan anugerah ilahi pengampunan dan perbuatan baik itu bekerja dalam diri kita, luka batin kita akan dibebat dan disembuhkan Allah. Dan pada saat yang sama, kita sedang membuka kesempatan pintu pertobatan bagi si pelaku kejahatan. Mau mencoba membuktikan kebenarannya? Silakan! -- Susanto

SAMPAH BUKAN UNTUK DISIMPAN, MELAINKAN HARUS DIBUANG DAN DIBAKAR.
KEJAHATAN JUGA PERLU DIGANTIKAN DENGAN PENGAMPUNAN DAN KEBAIKAN.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Pelayanan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org