Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2011/03/26

Sabtu, 26 Maret 2011

Bacaan   : 1 Samuel 4:1-11
Setahun : 1 Samuel 15-16
Nas       : Marilah kita mengambil dari Silo tabut perjanjian Tuhan, supaya Ia datang ke tengah-tengah kita dan melepaskan kita dari tangan musuh kita (1 Samuel 4:3)

KEBERUNTUNGAN

Sebagian orang percaya ada hari baik dan hari buruk. Maka, jika mereka akan mengadakan acara besar, seperti pernikahan atau peresmian gedung, mereka harus melakukan perhitungan hari lebih dulu supaya diselenggarakan pada hari baik. Ada juga orang yang percaya bahwa ben-da, angka, dan warna tertentu akan mendatangkan keberuntungan. Karena itu, jika mereka mengadakan acara, semuanya disesuaikan dengan hal-hal tersebut supaya beruntung.

Dalam bacaan hari ini, kepercayaan serupa sempat dipegang bangsa Israel. Saat itu Israel sedang terdesak dalam peperangan melawan bangsa Filistin. Mereka merenungkan mengapa Tuhan tidak memberkati mereka. Namun sayang, mereka bukannya sadar sudah jauh dari Tuhan dan harus bertobat. Mereka justru berkesimpulan bahwa kesalahan mereka tidak membawa simbol kejayaan mereka, yaitu tabut perjanjian Tuhan, ke medan perang. Akibatnya, mereka kalah dan tabut perjanjian dirampas bangsa Filistin.

Sebagai orang percaya, kita harus hati-hati dengan sistem kepercayaan tentang keberuntungan yang tidak alkitabiah. Jalan hidup seseorang semata-mata ada di tangan Tuhan, tidak ditentukan hari, angka, warna, benda tertentu, atau apa pun. Bahkan, tidak juga ditentukan oleh simbol-simbol keagamaan tertentu; benda-benda yang dianggap "rohani". Yang harus kita lakukan sebetulnya hanyalah hidup taat dan dekat dengan-Nya senantiasa. Dalam hidup yang demikian, Tuhan akan melimpahkan berkat-Nya secara utuh-jasmani dan rohani-sesuai dengan kemurahan dan kebijaksanaan-Nya -- ALS

KEBERUNTUNGAN DAN JALAN HIDUP KITA
SEMATA ADA DI TANGAN TUHAN

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org