Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2009/04/02

Kamis, 2 April 2009

Bacaan   : Yohanes 1:6-8; 19-28
Setahun : 1 Samuel 25-28
Nas       : Ia bukan terang itu, tetapi ia harus bersaksi tentang terang itu (Yohanes 1:8)

KU BUKAN SUPERSTAR

Lagu 'Ku Bukan Superstar' dari Project Pop merupakan lagu yang mengutarakan kejujuran. Lirik lagu tersebut dengan jujur mengatakan bahwa saya bukan superstar, melainkan hanya orang biasa. Perlu sebuah keberanian untuk memiliki kejujuran seperti ini. Dan, hal tersebut hanya dapat dimiliki oleh orang-orang yang memiliki pengenalan yang baik terhadap dirinya sendiri.

Yohanes Pembaptis memiliki kesempatan untuk menjadi seorang superstar. Ia bisa saja mengaku kepada orang-orang bahwa dirinya adalah Mesias atau sedikitnya Nabi Elia, tetapi ia tidak melakukan hal itu (ayat 20,21). Mengapa? Karena ia tahu siapa dirinya dan apa yang harus dilakukannya. Yohanes tahu bahwa ia hanyalah saksi yang tugasnya adalah membuka jalan agar Mesias Sang Superstar yang sesungguhnya itu, dapat dikenal oleh banyak orang. Yohanes Pembaptis tidak merasa rendah diri karena hal itu dan juga tidak merasa terpaksa melakukannya. Yohanes Pembaptis tidak pernah mengatakan, "Mengapa Dia, bukan saya?" Kejujuran Yohanes membuat dirinya tampil sebagai dirinya sendiri, bukan sebagai orang lain. Dengan demikian, ia memenuhi tujuan yang Allah tetapkan dalam hidupnya. Dan saya yakin inilah yang diingini oleh Allah.

Sesungguhnya, Allah menciptakan kita sebagai pribadi yang unik dan istimewa. Allah telah mengaruniakan banyak kelebihan dalam diri kita. Jadi, untuk apa tampil di dunia ini sebagai orang lain? Tampillah secara jujur. Tunjukkanlah keunikan, kelebihan, dan keistimewaan yang telah dikaruniakan Allah kepada kita secara pribadi -- RY

MENJADI SERUPA DENGAN KRISTUS BUKAN PERISTIWA SEKALI JADI MELAINKAN
PERJALANAN IMAN HARI DEMI HARI

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org