Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2007/07/01

Minggu, 1 Juli 2007

Bacaan   : 1Tawarikh 28:9-20
Setahun : Ayub 20-21; Kisah 10:24-48
Nas       : Janganlah takut dan janganlah tawar hati, sebab Tuhan Allah, Allahku, menyertai engkau. Ia tidak akan membiarkan dan meninggalkan engkau (1Tawarikh 28:20)

ARUNG JERAM

Mulanya saya menikmati pengalaman pertama saya berarung jeram, sampai saya mendengar suara gemuruh jeram di depan saya. Tiba-tiba emosi saya dibanjiri dengan perasaan tak pasti, takut, sekaligus tak aman. Mengarungi jeram sungguh pengalaman yang sangat mendebarkan! Lalu, tiba-tiba, semuanya kembali tenang. Pemandu yang duduk di bagian belakang rakit berhasil memandu kami dengan baik melalui jeram itu. Saya selamat -- setidaknya sampai bertemu jeram berikutnya.

Transisi-transisi dalam hidup kita juga serupa dengan jeram-jeram sungai. Banyak transisi tak terelakkan saat kita beralih dari suatu masa kehidupan ke masa berikutnya -- dari masa kuliah ke masa bekerja, dari masa lajang ke pernikahan, dari masa berkarier ke masa pensiun, dari pernikahan ke hidup menduda atau menjanda -- semua ditandai dengan kebimbangan dan kegelisahan.

Salah satu perubahan yang paling berarti dan tercatat di Perjanjian Lama adalah ketika Salomo mengambil alih takhta dari Daud, ayahnya. Saya yakin Salomo berdebar-debar karena masa depannya seakan-akan penuh dengan ketidakpastian. Namun, apa nasihat ayahnya? "Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, dan lakukanlah itu; ... sebab Tuhan Allah, Allahku, menyertai engkau" (1Tawarikh 28:20).

Anda akan mengalami masa-masa transisi dalam hidup Anda. Namun, apabila Anda bersama Allah di dalam rakit kehidupan, maka Anda tidak sendirian dalam menghadapi beragam perubahan itu. Pandanglah Pribadi yang menjadi Pemandu dalam mengarungi jeram kehidupan. Dia sudah membimbing banyak orang melewati jeram kehidupan. Air tenang sudah menanti di depan Anda -- JMS

TUHAN AKAN MEMBIMBING ANDA
MELINTASI JERAM-JERAM TRANSISI DALAM HIDUP INI

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org