Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2005/08/24

Rabu, 24 Agustus 2005

Bacaan   : Keluaran 19:1-8
Setahun : 1Tawarikh 7-9
Nas       : Aku telah mendukung kamu di atas sayap rajawali dan membawa kamu kepada-Ku (Keluaran 19:4)

PANGGILAN UTAMA KITA

Di dunia yang mengedepankan kinerja, umat kristiani kerap beranggapan bahwa panggilan utama Allah atas hidup mereka adalah bekerja bagi-Nya. Namun bekerja bagi Kristus harus diletakkan setelah pengabdian kita kepada-Nya. Oswald Chambers pernah mengingatkan, Pesaing terbesar dari pengabdian kepada Yesus adalah pelayanan bagi Dia.

Saya menghadapi pesaing terselubung ini tak lama setelah Tuhan memimpin keluarga kami memulai pelayanan bagi para pecandu jalanan. Kami mengasihi anak-anak muda yang sedang mencari jati diri ini, dan saya mengabdikan seluruh perhatian dan tenaga saya untuk menolong mereka mengalami kuasa Kristus yang menyelamatkan.

Tetapi kemudian Derek, salah satu dari mereka, kabur ke London dan mengonsumsi obat-obatan lagi. Kehilangan ini mengejutkan saya sehingga saya sadar telah begitu asyik dalam pekerjaan kami sehingga pengabdian saya kepada Yesus telah kehilangan nilai penting. Allah menggunakan kesedihan saya sebagai sayap rajawali yang mengangkat saya dari aktivitas yang mementingkan pekerjaan untuk kembali pada kasih saya mula-mula, yaitu Yesus!

Allah melakukan hal yang sama bagi bangsa Israel pada zaman Musa. Dia membebaskan orang-orang Ibrani dari tuan yang kejam dan membawa mereka di atas sayap rajawali untuk kembali kepada-Nya (Keluaran 19:4).

Puji Tuhan, tak lama kemudian Derek kembali. Saya pun telah memperoleh pelajaran penting bagi semua pengikut Yesus. Pekerjaan yang diberikan Allah jangan sampai bersaing dengan panggilan utama kita, yaitu pengabdian kepada Kristus JEY

BANYAK ORANG KRISTIANI KUAT DI DALAM PELAYANAN
NAMUN LEMAH DI DALAM PENYEMBAHAN

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org