Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2004/07/21

Rabu, 21 Juli 2004

Bacaan   : Mazmur 119:89-96
Setahun : Mazmur 29-30; Kisah 23:1-15
Nas       : Untuk selama-lamanya aku tidak melupakan titah-titah-Mu, sebab dengan itu Engkau menghidupkan aku (Mazmur 119:93)

PENCARI KEBENARAN

Ada seorang gadis yang memulai pencariannya akan Allah ketika ia berusia 11 tahun, dan hidup di bawah komunisme ateis di negara bekas Uni Soviet. Ketika itu ia melihat beberapa karya seni yang melukiskan bayi Yesus. Saat ia mendengar bahwa karya seni ini menggambarkan apa yang disebut para penguasa sebagai "mitos" tentang Allah yang mengirimkan Putra-Nya ke bumi, ia mulai mencari kebenaran tentang itu.

Ia juga mendengar bahwa Allah telah menulis sebuah buku tentang kebenaran-Nya, dan ia mencari salinannya. Tidak sampai menjelang usia 30 tahun, akhirnya wanita itu menemukan sebuah Alkitab yang boleh ia baca. Akhirnya ia mendapatkan informasi yang dibutuhkan untuk memercayai Yesus sebagai Sang Juruselamat.

Dari tahun 1971 sampai 1989, gadis ini mengambil risiko mempertaruhkan keselamatannya untuk mencari kebenaran firman Allah. Kini ia berprofesi sebagai seorang pengacara yang bekerja untuk melindungi rekan-rekannya sesama warga Rusia dari penyiksaan karena iman. Pesan kasih Allah di dalam Kristus menyebar karena seorang wanita yang mencari kebenaran.

Kebenaran Allah dapat berdampak kepada kita dan kepada orang-orang yang berinteraksi dengan kita. Pemazmur menulis, "Sekiranya Taurat-Mu tidak menjadi kegemaranku, maka aku telah binasa dalam sengsaraku .... Sebab dengan itu Engkau menghidupkan aku" (Mazmur 119:92,93).

Mari jadikan Alkitab sebagai kesukaan kita. Allah akan memberi kita hasrat akan firman-Nya yang kekal jika kita menjadi pencari kebenaran -- Dave Branon

JIKA ANDA SEDANG MENCARI BONGKAHAN EMAS KEBENARAN
MAKA ALKITAB ADALAH SEBUAH TAMBANG EMAS

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org