Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2003/11/27

Kamis, 27 November 2003

Bacaan   : Nehemia 12:27-43
Setahun : 2 Korintus 1-3
Nas       : Mereka bersukaria karena Allah memberi mereka kesukaan yang besar ... sehingga kesukaan Yerusalem terdengar sampai jauh (Nehemia 12:43)

NYANYIAN SUKACITA

Beberapa tahun yang lalu, dalam sebuah konferensi pria kristiani di boulder, colorado, saya bersama 50.000 pria lainnya menyanyikan all hail the power of jesus' name. Di stadion sepakbola itu suara nyanyian terdengar begitu membahana, sehingga saya bertanya-tanya bagaimana kedengarannya dari luar gedung. Mungkinkah terdengar oleh orang-orang yang berjalan-jalan di taman sebelah, yang duduk di serambi rumah, atau yang sedang mengendarai mobil? Apa kesan mereka tentang pujian itu?

Suara pujian yang keras itu mengingatkan saya akan kisah dalam bacaan Alkitab hari ini. Kitab Nehemia dimulai dengan pengakuan dosa, dilanjutkan dengan rencana pembangunan, lalu diakhiri dengan konser. Keseluruhan kisahnya merupakan satu pelajaran mengenai kesetiaan dan kekuasaan Allah.

Setelah bertahun-tahun bekerja keras tanpa menghiraukan para penentang, akhirnya tembok Yerusalem berdiri kembali. Pada peresmian pembukaannya, dua "paduan suara syukur" berdiri di atas tembok itu untuk memuji Allah. Dikatakan bahwa "para penyanyi memperdengarkan kidung ... Allah memberi mereka kesukaan yang besar ..., sehingga kesukaan Yerusalem terdengar sampai jauh" (Nehemia 12:42,43).

Sukacita tidak bisa dibendung. Sukacita harus diungkapkan dalam bentuk pujian bagi Allah melalui nyanyian syukur. Tak peduli apakah orang yang mendengar curahan sukacita kita itu mengerti atau tidak, tetapi sukacita akan terus bergema sebagai suatu paduan suara yang tak bisa diabaikan, yakni musik kehidupan yang dilantunkan dalam pujian bagi Allah -- David McCasland

SETIAP HARI BARU MEMBERI KITA ALASAN BARU
UNTUK MENYANYIKAN PUJIAN BAGI ALLAH

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org