Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2003/03/19

Rabu, 19 Maret 2003

Bacaan   : Ulangan 6:1-9
Setahun : 1Samuel 17-20
Nas       : Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu (Ulangan 6:5)

ANAK-ANAK KITA MENGAWASI

Kita mungkin merasa terganggu saat menyadari bahwa anak-anak kita kerap kali meniru apa yang kita katakan dan lakukan. Saya teringat saat saya prihatin melihat cara anak lelaki saya memarahi adik perempuannya yang membuatnya jengkel. Namun dengan lemah-lembut, istri saya menunjukkan bahwa perilakunya persis seperti saya.

Beberapa minggu kemudian, saya memarahi anak lelaki saya tatkala saya tengah frustrasi. Atas dorongan istri saya, saya meminta maaf kepada anak saya dan mengatakan kepadanya bahwa lain kali saya akan berusaha lebih menghargainya. Beberapa bulan kemudian, setelah saya perhatikan, ternyata perlakuannya terhadap adiknya pun semakin baik.

Anak-anak belajar mengasihi dan menaati Allah tidak hanya dari mendengarkan perkataan yang kita ucapkan. Mereka juga belajar dengan cara menyaksikan perilaku kita. Kita harus senantiasa mengajar mereka tentang Allah dan firman-Nya saat kita "duduk di rumah [kita], apabila [kita] sedang dalam perjalanan, apabila [kita] berbaring dan apabila [kita] bangun" (Ulangan 6:7). Seiring dengan perkataan yang kita sampaikan kepada anak-anak kita, kita juga perlu memberikan teladan kasih dan ketaatan kita kepada Tuhan.

Kita memang tidak pernah bisa menjadi orangtua yang sempurna, tetapi anak-anak kita harus melihat keinginan kita yang kuat untuk menyenangkan Tuhan. Dan saat kita mengalami kegagalan, mereka juga harus melihat penyesalan kita. Kita mengajar anak-anak kita baik melalui perkataan yang kita ucapkan maupun perbuatan yang kita lakukan -- Albert Lee

ORANGTUA YANG SALEH
ADALAH PENUNTUN TERBAIK ANAK-ANAK KEPADA ALLAH

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org