Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2003/01/18

Sabtu, 18 Januari 2003

Bacaan   : Hakim-hakim 8:22-27
Setahun : Keluaran 8-10
Nas       : [Efod itu] yang menjadi jerat bagi Gideon dan seisi rumahnya (Hakim-hakim 8:27)

MAKSUD BAIK

Pernahkah saat Anda mencoba membantu, pada kenyataannya Anda justru menyusahkan orang yang dibantu? Mungkin Anda menawarkan bantuan untuk membawakan kue bolu ke meja, tetapi tanpa sengaja Anda menjatuhkannya. Atau barangkali Anda menawarkan diri untuk mengurus anjing tetangga, tetapi anjing itu malah melarikan diri.

Dalam Hakim-hakim 8, tampaknya Gideon mencoba melakukan hal yang baik, tetapi akibatnya justru sangat tragis. Mulanya bangsa Israel terkesan melihat kemampuan militer Gideon, karena itu ia diminta untuk menjadi raja mereka. Ia menolak (Hakim-hakim 8:22,23). Namun selanjutnya Gideon meminta mereka mempersembahkan anting-anting emas, yang akan dibuatnya menjadi sebuah "efod" (ayat 27). Efod itu dapat berupa jubah suci yang dipakai oleh iman agung atau patung berhala. Mengapa ia melakukan hal ini? Kita tidak tahu alasan tepatnya, mungkin Gideon mencoba menciptakan figur seorang pemimpin rohani. Namun apa pun motivasinya, Allah tak pernah menyuruhnya melakukan hal ini.

Ketika Gideon menempatkan efod itu di Ofra, benda ini membuat orang tidak lagi menyembah Tuhan, tetapi menyembah berhala (ayat 27). Itu sebabnya setelah Gideon mati, bangsa itu dengan mudah kembali menyembah Baal (ayat 33).

Gideon mungkin bermaksud baik, tetapi ia salah karena bertindak tanpa meminta nasihat Tuhan. Marilah kita berhati-hati agar tak ada yang akan mengalihkan pandangan kita dari Allah yang kudus dan penuh kasih, sehingga kita dan orang lain tak akan sesat -- Dave Branon

MAKSUD BAIK
TIDAK BISA MENGGANTIKAN KETAATAN

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org