Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2003/01/02

Kamis, 2 Januari 2003

Bacaan   : Kejadian 3:1-19
Setahun : Kejadian 3-5
Nas       : Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, ... ia mengambil dari buahnya dan dimakannya (Kejadian 3:6)

AKANKAH KITA LULUS UJIAN?

Coyote [serigala padang rumput di Amerika Utara bagian barat] takkan mampu menolak santapan daging domba yang lezat. Itulah sebabnya bertahun-tahun silam para ahli melakukan eksperimen dengan menggunakan sekitar 500 bahan kimia yang berbeda untuk mengembangkan suatu larutan yang disemprotkan pada domba sehingga menjadikan mereka "anti-coyote". Sebuah campuran yang rasanya seperti saus pedas tampaknya menjanjikan keberhasilan.

Para ilmuwan berteori bahwa jika ujian ini berhasil, coyote tak akan berselera terhadap domba. Dengan demikian, coyote takkan lagi menjadi gangguan bagi masyarakat di negara yang beternak domba. Manusia pun akan menjadi sahabat terbaik dari anjing liar itu.

Kadang saya bertanya-tanya mengapa Allah tidak melakukan hal yang serupa di Taman Eden. Mengapa Dia tidak membuat pohon pengetahuan baik dan buruk itu berbuah jelek? Mengapa Dia tidak mengelilingi pohon itu dengan pagar berantai dan kawat berduri di atasnya? Bahkan, mengapa Allah menciptakan pohon itu? Saya yakin, sebagian jawabannya adalah bahwa godaan untuk melakukan yang jahat telah membawa Adam dan Hawa berhadapan dengan pertanyaan moral yang paling dasar, yakni: Apakah mereka akan menunjukkan kepercayaan penuh kepada sang Pencipta dan dengan penuh kasih menaati-Nya dengan segenap hati?

Kita menghadapi ujian yang serupa setiap hari. Dan, apakah yang akan kita perbuat? Apakah kita akan gagal dalam ujian itu? Atau, apakah kita akan mempercayai Allah sepenuhnya dan menaati perintah-perintah-Nya? -- Mart De Haan II

SETIAP PENCOBAAN ADALAH KESEMPATAN
UNTUK PERCAYA KEPADA ALLAH

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org