Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2002/02/09

Sabtu, 9 Februari 2002

Bacaan   : Markus 9:42-48
Setahun : Imamat 6-7; Matius 25:1-30
Nas       : Carilah Tuhan selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat! (Yesaya 55:6)

SUDAH TERLAMBAT

Sebuah agen asuransi berulang kali mencoba meyakinkan seorang pemilik rumah agar mengasuransikan rumahnya, khususnya untuk risiko kebakara. "Tidak," ujar si pemilik dengan tegas. "Rumah ini dibangun dengan baik, dan dipelihara dengan benar. Rumah saya tidak akan pernah terbakar." Namun suatu hari rumah itu benar-benar terbakar! Bayangkan raut wajah agen asuransi tadi sewaktu melihat pemilik rumah itu dengan tololnya bergegas menemuinya untuk membeli polis asuransi, sementara asap tebal telah membubung ke angkasa dan si jago merah telah melalap rumahnya. Sudah terlambat!

Meski sepertinya tidak masuk akal, kisah di atas mengajarkan tentang kecongkakan yang bodoh dan sikap menunda-nunda pengambilan keputusan. Hal ini penting terutama ketika kita harus mengambil keputusan untuk menghindarkan diri dari apa yang digambarkan Yesus sebagai "api yang tak terpadamkan" (Markus 9:43).

Dengan menebus dosa kita di salib Kalvari, Yesus telah memberikan satu-satunya jalan untuk melepaskan diri dari penghakiman. Namun kita harus membuat keputusan yang penting sebelum menikmati keselamatan itu. Kita harus menerima tawaran keselamatan itu lebih dulu saat segalanya masih berjalan dengan baik, sebelum kematian menjemput kita.

Jangan bodoh. Percayalah bahwa Kristus mati dan bangkit kembali untuk memberi kehidupan kekal bagi Anda, dan terimalah Dia sebagai Juruselamat hari ini juga. Saat ini, selagi masih ada waktu, terimalah hadiah keselamatan dari Allah yang diberikan secara cuma-cuma -RWD

ANDA TIDAK AKAN BERTOBAT TERLALU CEPAT
KARENA ANDA TIDAK TAHU KAPAN HIDUP ANDA AKAN BERAKHIR

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org