Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2001/07/13

Jumat, 13 Juli 2001

Bacaan   : Kisah 16:6-12
Setahun : Amsal 4-7
Nas       : Roh Kudus mencegah mereka untuk memberitakan Injil di Asia (Kisah 16:6)

RENCANA YANG GAGAL

Seorang pemuda yang belajar di sebuah universitas, kemudian melanjutkan ke seminari, memutuskan untuk menjadi seorang pendeta. Allah pun memberkati masa studinya dan memberinya banyak kesempatan untuk berkhotbah.

Setelah lulus, ia mencari sidang jemaat yang dapat ia gembalakan, tetapi tidak satu gereja pun membutuhkannya. Karena itu ia menerima tawaran untuk mengajar di Sekolah Alkitab, sambil tetap berharap dapat menjadi seorang gembala sidang suatu hari nanti. Namun setelah dua tahun, ternyata tampak jelas bahwa Allah menghendakinya untuk menjadi seorang pengajar, bukan gembala sidang.

Kadangkala Allah menggagalkan rencana kita manakala kita sedang mencoba memahami kehendak-Nya. Ketika kita mengarah pada satu tujuan; Dia merintangi jalan kita. Sekalipun demikian, kita tetap akan menemukan kepuasan dengan arah yang dikehendaki-Nya.

Rasul Paulus pun pernah mengalami kegagalan seperti itu saat berada di Asia Kecil dalam perjalanan misinya yang kedua. Ia pergi menuju Provinsi Roma di Asia Kecil, tetapi "Roh Kudus mencegah mereka untuk memberitakan Injil di Asia" (Kisah Para Rasul 16:6) Lalu, ia dan rekan-rekannya mencoba masuk ke daerah Bitinia, "tetapi Roh Yesus tidak mengizinkan mereka" (ayat 7). Kemudian mereka melanjutkan perjalanan ke Troas, dan Rasul Paulus mendapat penglihatan bahwa Allah mau ia memberitakan Injil di Makedonia (ayat 9,10).

Apakah Allah menggagalkan rencana Anda? Mungkin Dia sedang berusaha memimpin langkah Anda. Terbukalah terhadap kehendak-Nya, dan tajamkanlah kepekaan Anda terhadap tuntunan-Nya. Dia hendak memakai dan memberkati Anda-DCE

KEPUASAN DIPEROLEH BILA KITA MENCARI KEHENDAK-NYA
LEBIH DARIPADA MENCARI KEHENDAK KITA SENDIRI

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org