Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2001/06/08

Jumat, 8 Juni 2001

Bacaan   : Yakobus 1:19-25
Setahun : Mazmur 43-45
Nas       : Hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri (Yakobus 1:22)

DIAKTIFKAN LEWAT SUARA

Beberapa ahli teknologi yakin keyboard komputer akan segera ketinggalan zaman seiring dengan semakin banyaknya fungsi yang diaktifkan lewat suara. Kita tak perlu lagi mengetik surat, karena dengan berbicara langsung komputer sudah dapat mencetaknya di atas kertas atau mengirimkannya sebagai e-mail. Pengaktifan lewat suara akan melingkupi kehidupan sehari-hari sehingga tanpa menekan tombol atau memutar nomor, kita bisa memberi instruksi lisan pada semua peralatan, dari televisi hingga pemanggang roti. Dengan mengucapkan kata perintah, hal itu akan segera dilaksanakan.

Alat yang difungsikan dengan pengaktifan suara diprogram untuk melaksanakan perintah yang diterima. Allah bisa saja membuat kita seperti itu, namun Dia memberi kita kebebasan untuk mau mendengarkan dan menaati-Nya, atau sebaliknya.

Yakobus mendesak kita untuk menaati Allah setiap kali Dia berbicara melalui firman-Nya. Ia menulis, "Hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri" (Yakobus 1:22). Penipuan terhadap diri sendiri terjadi bila kita mendengarkan firman Allah namun tidak melakukannya. Dengan cepat kita melupakan apa yang Tuhan tunjukkan mengenai diri kita sehingga tetap tidak ada perubahan.

Sudah tentu kita ingin Allah mendengarkan dan menjawab segala seruan kita, namun yang lebih penting adalah mengoreksi diri, apakah kita benar-benar mendengarkan dan menanggapi firman-Nya. Sudahkah kita memberi perhatian kepada Allah hari ini? Atau, adakah kita lebih suka diaktifkan lewat suara -- seperti benda mati -- setiap kali Tuhan mengucapkan perintah-Nya? -- DCM

SETIAP KALI ANDA MEMBUKA ALKITAB,
MINTALAH AGAR SANG PENULIS MEMBUKA HATI ANDA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org