Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2000/04/20

Kamis, 20 April 2000

Bacaan   : Matius 27:33-44
Setahun : 2Samuel 9-11, Lukas 15:11-32
Nas       : Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan (Matius 27:42)

TIDAK MENYELAMATKAN DIRI-NYA SENDIRI

Seorang pendeta menyewa sebuah kamar di rumah seorang petani yang bukan Kristen. Pendeta tersebut berusaha mencari saat yang tepat untuk berbicara kepadanya tentang Yesus. Akhirnya kesempatan tersebut datang pada suatu pagi ketika petani itu memintanya menemani ke kandang ayam. Di sana, di atas sebuah sarang, duduklah seekor ayam betina dengan sekelompok anak-anaknya yang mengintip dari bawah sayapnya. "Peganglah ayam itu, Pak Pendeta," kata petani itu. Ketika pendeta itu menyentuh sang induk ayam, ia mendapati bahwa ayam itu telah dingin dan mati.

"Lihatlah luka di kepalanya," lanjut petani itu. "Seekor musang telah mengisap semua darah di tubuhnya, dan induk ayam itu tidak bergerak sedikit pun, karena takut kalau-kalau musang itu akan mencelakai anak-anaknya."

"Oh," pendeta itu menanggapi, "Persis seperti yang dilakukan oleh Kristus. Dia juga menanggung semua sengsara manusia ketika mati di atas kayu salib. Sesungguhnya Dia dapat menyelamatkan diri-Nya sendiri, tetapi Dia tidak melakukannya, sebab bila Dia menyelamatkan diri-Nya sendiri, kita semua pasti mati!" Roh Kudus menaruh perkataan sederhana itu di hati sang petani, dan ia pun langsung mempercayai Pribadi di Kalvari itu, yang lebih memilih untuk menyelamatkan kita daripada menyelamatkan diri-Nya sendiri.

Sudahkah Anda menerima tawaran keselamatan dari Kristus dengan iman? Sudahkah Anda menyerahkan hidup Anda kepada-Nya? Dia telah rela mengurbankan hidup-Nya supaya Anda dapat hidup -- HGB

LAMBANG IMAN KRISTIANI ADALAH SALIB
BUKAN KURSI MALAS

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org