Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2000/01/21

Jumat, 21 Januari 2000

Bacaan   : Mazmur 99
Setahun : Keluaran 1-3, Matius 14:1-21
Nas       : Tinggikanlah TUHAN, Allah kita, dan sujudlah menyembah kepada tumpuan kaki-Nya! Kuduslah Ia! (Mazmur 99:5)

LAYAK DISEMBAH

Ketika Musa memelihara domba-domba mertuanya di padang gurun, ia melihat suatu pemandangan yang aneh. Sekumpulan semak tampak menyala, tetapi tidak dimakan oleh api. Ketika ia ingin mengamati kejadian ini lebih dekat lagi, ia mendengar suara yang berkata kepadanya, "Tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat di mana engkau berdiri itu, adalah tanah yang kudus" (Keluaran 3:5).

Yosua mengalami pengalaman serupa ketika ia memimpin bangsa Israel menuju Tanah Perjanjian. Ketika ia mendekati "Panglima Balatentara TUHAN," ia diperintahkan untuk menanggalkan kasutnya sebab ia berdiri di tanah yang kudus (Yosua 5:13-15).

Pengalaman Musa dan Yosua mengajarkan kepada kita secara jelas bahwa Allah yang kudus ingin agar kita memiliki rasa hormat dan takut akan Dia. Sebenarnya, kita didorong untuk "dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia" (Ibrani 4:16). Dan, kita dapat memasuki hadirat Allah dengan penuh keyakinan sebab Kristus telah membuka jalan bagi kita melalui pengurbanan-Nya di atas kayu salib. Namun tidaklah patut bagi kita untuk mendekati Allah tanpa rasa takut. Bapa kita di surga bukanlah sekadar "yang di atas." Dia adalah Allah, Pribadi yang "tinggi dan menjulang" (Yesaya 6:1). Dialah satu-satunya Allah, sebab itu Dia layak ditinggikan lewat penyembahan dan pujian kita.

Allah tidak sekadar ingin ditaati dan dihormati, tetapi Dia memang layak menerimanya. Dia layak menerima penyembahan yang dinaikkan dengan segenap hati -- RWD


Worthy is God of our worship,
Worthy is He of our praise,
Magnify Him with thanksgiving,
Gladly our voices we raise. -- Anon

PENYEMBAHAN YANG BENAR
MENYATAKAN BAHWA ALLAH LAYAK DISEMBAH

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org