Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/1999/07/27

Selasa, 27 Juli 1999

Bacaan   : Mazmur 31:2-9
Setahun : Yesaya 61-63
Nas       : Pada-Mu, TUHAN, aku berlindung.... Kasihanilah aku, ya TUHAN, sebab aku merasa sesak (Mazmur 31:2,10)

LEPASKAN!

Dalam majalah Campus Life, Susan Smart menceritakan penerbangan tunggalnya yang ketiga, yang hampir menewaskannya saat berlatih gerakan akrobatik pada ketinggian 1.524 meter, tiba-tiba pesawatnya, Cessna 150, kehilangan kendali dan mulai berputar-putar jatuh. Setelah panik beberapa detik, ia teringat kata-kata instrukturnya: "Jika suatu saat pesawat Cessna yang kamu terbangkan kehilangan kendali, lepaskan saja kontrol kemudinya. Pesawat itu dirancang untuk dapat terbang dengan sendirinya."

Berulangkali Susan berteriak pada dirinya sendiri, "Lepaskan!" Akhirnya, ia melepaskan kontrol kemudi pesawat dan menutup mukanya. Setelah oleng dan berjungkir balik di angkasa selama beberapa saat, pesawat itu pun kembali tegak. Pesawat itu telah berjungkir balik sejauh satu kilometer lebih, tetapi Susan selamat karena ia memiliki keyakinan untuk melepaskan kontrol kemudi.

Pengalamannya menggambarkan dengan jelas apa arti mempercayai Allah di masa kritis. Saya tahu hal itu sulit dilakukan ketika kita merasa segala sesuatu dalam hidup kita tak terkendali. Hati kita menjadi panik sehingga kita meragukan janji-janji-Nya, mengacuhkan dan tidak menaati perintah-Nya, serta mencoba memecahkan masalah tanpa Dia. Namun semuanya itu sia-sia belaka.

Dalam Mazmur 31, Daud berseru kepada Tuhan dalam masa-masa sulitnya. Ia tahu bahwa satu-satunya pengharapan yang ia miliki adalah menyerahkan situasi yang dihadapinya dalam tangan Allah dan bersandar kepada-Nya.

Adakah hidup Anda sedang kacau dan tak terkendali? Anda tak perlu berusaha sendiri. Berserahlah! -- DCE


Though to your shortsighted vision
No way of escape may appear,
Trust, for when least you expect it,
The help of the Father is near. -- Anon.

CARA TERBAIK UNTUK MENGATASI SUATU MASALAH
ADALAH MENYERAHKANNYA KEPADA ALLAH

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org