Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/1998/05/17

Minggu, 17 Mei 1998

Bacaan   : 1Yohanes 1:5-10
Setahun : Ayub 11-13
Nas       : Darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa (1Yohanes 1:7)

RAHASIA

"Allah adalah terang," Rasul Yohanes mengingatkan kita, "dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan" (1Yohanes 1:5). Namun, jika itu benar, bagaimana Allah yang kudus itu mau berhubungan dengan orang-orang seperti kita?

Dalam bukunya Notes from the Underground (Catatan Bawah Tanah), Fyodor Dostoevsky menuliskan apa yang kita semua ketahui: "Ada hal-hal tertentu dalam masa lalu seseorang yang tidak akan diceritakan kepada semua orang tetapi mungkin hanya diceritakan kepada sahabatnya. Lalu, ada pula hal tertentu yang tidak akan diungkapkan kepada sahabat sekalipun; ia hanya mau terbuka pada dirinya sendiri dan menyimpannya sebagai rahasia. Akhirnya, ada pula orang yang kuatir menceritakan hal tertentu bahkan kepada dirinya sendiri, dan setiap orang cenderung mengumpulkan hal-hal itu dalam pikirannya."

Jika kita mempunyai begitu banyak rahasia hitam yang disimpan rapat, bagaimana kita dapat mengharapkan persahabatan dengan Allah? Sebuah ilustrasi dari kehidupan Martin Luther ingin berbicara kepada kita. Luther bermimpi berdiri di hadapan Allah. Iblis pun ada di sana untuk mendakwa Luther, dan ketika buku-buku catatan dibuka maka Iblis menunjukkan dosa demi dosa dalam hidupnya. Luther pun putus asa. Lalu ia ingat akan salib Kristus, dan sambil memandang Iblis ia mengutip 1Yohanes 1:7, "Darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa."

Karena Yesus, semua orang berdosa dapat diampuni dan berdiri di hadapan Allah yang kudus. Bagaimana keberadaan Anda saat ini? [HWR]


THINKING IT OVER
"God is light" (1Jn.1:5). What does that mean?
What creates distance between us and God? (vv.6,8,10)
What is the solution to the problem? (vv.7,9)

TAK ADA DOSA YANG SANGAT RAHASIA
SEHINGGA BERADA DI LUAR JANGKAUAN PENGAMPUNAN ALLAH

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org