Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/1998/01/14

Rabu, 14 Januari 1998

Bacaan   : Matius 26:36-46
Setahun : Kejadian 43-46
Nas       : "HatiKu sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku" (Matius 26:38)

DUKUNGAN DALAM PENDERITAAN

Sequoia, sejenis pohon raksasa yang tumbuh di California, menjulang lebih dari 100 meter. Anehnya, pohon-pohon raksasa ini memiliki susunan akar yang sangat dangkal dan menjalar ke semua bagian untuk mengisap air di permukaan tanah sebanyak-banyaknya.

Akar-akar pohon yang saling berjalin ini juga saling mendukung dalam menghadapi badai. Karena itulah pohon-pohon ini biasanya tumbuh berkelompok. Jarang kita melihat pohon ini tumbuh sendirian, karena angin yang kencang dengan segera akan menumbangkannya.

Dukunganlah yang diinginkan Yesus dari Petrus, Yohanes dan Yakobus di Taman Getsemani saat Dia akan menghadapi Kalvari (Matius 26:37-38). Sebagai penanggung dosa dunia di atas kayu salib, Dia akan mengalami murka dan ditinggalkan Bapa-Nya. Itulah cawan mengerikan yang Dia doakan agar diambil dari pada-Nya (ayat 39). Pada saat-saat yang gelap itu, Dia mengandalkan murid-murid-Nya untuk berjaga-jaga dan memberikan dukungan doa. Tetapi oh, sungguh mengecewakan-Nya! Pemandangan yang tampak, yakni murid-murid-Nya yang sedang tidur, pastilah membuat keterpencilan Getsemani menjadi jauh lebih menyakitkan (ayat 45).

Jika Yesus mencari dukungan manusia pada saat-saat krisis, betapa orang Kristen lebih-lebih lagi saling membutuhkan pada saat mereka menderita! Marilah kita membuka hati untuk meminta seseorang berdoa bagi kita dan bersama kita. Dan marilah kita bersiaga untuk mendapatkan kesempatan memberikan dukungan kepada orang lain yang sedang menderita [DJD]


Oh, how we need support in times
Of heartache and despair --
Upheld in prayer by saints of God
Who understand and care! -- DJD

ORANG-ORANG YANG MENDERITA MEMBUTUHKAN LEBIH DARI SEKADAR
SIMPATI -- MEREKA MEMBUTUHKAN KEHADIRAN KITA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org