Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-Renungan Harian > KUPANG – BAUMATA
< September
2010
>
M S S R K J S
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30    


Cari di Arsip e-Renungan Harian Cari di e-RH
Lihat Arsip e-Renungan Harian Arsip
Berlangganan / Subscribe e-Renungan Harian Berlangganan
In-CHRIST.net (Indonesian Christian Network) Situs Renungan Harian

Jumat, 3 September 2010

Bacaan Setahun : Mazmur 140-142; 1 Korintus 14:1-20
Nats : Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil (Mazmur 1:3)

KUPANG – BAUMATA

Bacaan : Mazmur 1

Perjalanan dari Kupang menuju Bau-mata-sebuah daerah mata air di Timor-pada musim kering, menawarkan pengalaman unik. Ketika masih di sekitar Kupang, pemandangan menyuguhkan pohon-pohon kering dan tanah tandus. Namun, ketika mulai memasuki daerah Baumata, kita melihat pohon-pohon yang permai dan menghijau. Mata air di Baumata menjaga pohon-pohon di situ tetap segar, bahkan pada musim kering.

Bacaan firman hari ini membandingkan kehidupan dua kelompok orang. Kelompok pertama, orang yang mau hidup sejalan dengan nasihat firman Tuhan. Dan tinggal di situ. Artinya, tak henti-hentinya ia mau menerima dan mempelajari firman Tuhan (ayat 3). Itu sebabnya ia mampu bertahan dalam segala situasi sebab ia "berakar" kuat dalam Tuhan. Tak hanya itu, keberpautannya dengan firman Tuhan membuat hidupnya berbuah. Kelompok kedua adalah orang yang tidak punya firman di hatinya, hingga dosa mudah menjerat hidupnya. Dan sungguh ngeri ketika dikatakan bahwa orang semacam ini akan seperti "sekam yang ditiup angin"; hidupnya terbuang sia-sia.

Siapa tak ingin berhasil bertahan menghadapi segala keadaan, dan berbuah di hidupnya? Dengan kemampuan serta standarnya, manusia tak mungkin mempertahankan hidupnya berkenan kepada Tuhan. Untuk itu, firman-Nya mengingatkan kita lagi untuk tak kendur merenungkan firman (ayat 2). Ketika pikiran dan hati terus berisi perenungan akan firman-Nya, kita akan berakar dalam Dia yang selalu memberi kekuatan. Langkah praktisnya, kita perlu sengaja memberi waktu setiap hari untuk berwaktu teduh atau membaca Alkitab secara teratur-bisa dengan daftar Bacaan Alkitab Setahun --ALS

INVESTASIKAN TABUNGAN FIRMAN TUHAN DI HATI ANDA

SUPAYA DAPAT MENGKLAIM HIDUP YANG BERBUAH BERSAMA-NYA
Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini  


Laporan Masalah/Saran