Bacaan : Mazmur 1
Perjalanan dari Kupang menuju Bau-mata-sebuah daerah mata air di Timor-pada musim kering, menawarkan pengalaman unik. Ketika masih di sekitar Kupang, pemandangan menyuguhkan pohon-pohon kering dan tanah tandus. Namun, ketika mulai memasuki daerah Baumata, kita melihat pohon-pohon yang permai dan menghijau. Mata air di Baumata menjaga pohon-pohon di situ tetap segar, bahkan pada musim kering.
Bacaan firman hari ini membandingkan kehidupan dua kelompok orang. Kelompok pertama, orang yang mau hidup sejalan dengan nasihat firman Tuhan. Dan tinggal di situ. Artinya, tak henti-hentinya ia mau menerima dan mempelajari firman Tuhan (ayat 3). Itu sebabnya ia mampu bertahan dalam segala situasi sebab ia "berakar" kuat dalam Tuhan. Tak hanya itu, keberpautannya dengan firman Tuhan membuat hidupnya berbuah. Kelompok kedua adalah orang yang tidak punya firman di hatinya, hingga dosa mudah menjerat hidupnya. Dan sungguh ngeri ketika dikatakan bahwa orang semacam ini akan seperti "sekam yang ditiup angin"; hidupnya terbuang sia-sia.
Siapa tak ingin berhasil bertahan menghadapi segala keadaan, dan berbuah di hidupnya? Dengan kemampuan serta standarnya, manusia tak mungkin mempertahankan hidupnya berkenan kepada Tuhan. Untuk itu, firman-Nya mengingatkan kita lagi untuk tak kendur merenungkan firman (ayat 2). Ketika pikiran dan hati terus berisi perenungan akan firman-Nya, kita akan berakar dalam Dia yang selalu memberi kekuatan. Langkah praktisnya, kita perlu sengaja memberi waktu setiap hari untuk berwaktu teduh atau membaca Alkitab secara teratur-bisa dengan daftar Bacaan Alkitab Setahun --ALS
INVESTASIKAN TABUNGAN FIRMAN TUHAN DI HATI ANDA
SUPAYA DAPAT MENGKLAIM HIDUP YANG BERBUAH BERSAMA-NYA
|