Bacaan : Lukas 24:13-35
Kado ulang tahun itu datang terlambat dua bulan, tetapi maknanya
tidak berkurang. Seorang kawan yang bekerja di AS mengirimi saya CD
Messiah, oratorium dalam tiga bagian karya George Frideric Handel.
Sebuah rekaman lengkap karya musik sepanjang hampir dua setengah jam
yang menuturkan nubuatan tentang kedatangan Kristus serta kehidupan,
kematian, kebangkitan, dan kemuliaan-Nya. Sebelumnya saya hanya
mendengar cuplikan-cuplikannya, terutama chorus Hallelujah yang
termashyur itu. Kini saya dapat mengapresiasi keseluruhan karya itu
secara utuh. Sungguh indah!
Para murid sudah bersama-sama dengan Yesus selama tiga tahun. Namun,
mereka belum mengenal Guru mereka secara utuh, bahkan tidak memahami
misi-Nya datang ke dunia ini. Begitu juga dengan dua orang murid yang
berjalan ke Emaus setelah penyaliban Yesus ini. Yesus yang telah
bangkit secara khusus mendatangi mereka, menjelaskan Mesias seperti
yang terurai dalam Perjanjian Lama (PL). Penjelasan Yesus itu
mengobarkan hati mereka, melengkapkan pemahaman mereka, dan
meneguhkan iman mereka.
Dengan demikian, sangat vital bagi kita untuk mengenal Yesus Kristus
secara lengkap. Tanpa PL, pemahaman kita akan Yesus seperti cuplikan
oratorium yang tidak utuh. Dari catatan PL, kita menemukan kesaksian
tentang bagaimana Allah mempersiapkan kedatangan-Nya. Dari situ kita
dapat memahami akar dan latar belakang sosok Mesias: bahwa Dia bukan
Juru Selamat yang muncul tiba-tiba dari ruang hampa.
Jadi, kita perlu meluangkan waktu untuk mempelajari PL jika ingin
semakin bertumbuh di dalam pengenalan akan Kristus --ARS
TANPA MEMAHAMI PERJANJIAN LAMA, KITA TIDAK AKAN MEMAHAMI
MISI KEDATANGAN YESUS KRISTUS DALAM PERJANJIAN BARU
|