Bacaan : Kisah 17:10-15
Terry adalah tokoh seorang anak dalam film garapan Singapura berjudul
I Not Stupid yang memiliki seorang ibu yang dominan. Akibatnya, Terry
menjadi anak yang asal mengikuti segala hal yang dikatakan ibunya.
Bahkan, jika ada suatu hal baru yang belum pernah diajarkan oleh
ibunya, ia tidak berani berpendapat apa-apa sampai si ibu memberikan
jawabannya. Sikapnya ini membuat Terry kerap diolok-olok oleh
teman-temannya.
Sikap Terry ini kerap terjadi di gereja orang-orang kristiani yang
imannya asal mengikut apa yang dikatakan pemimpin gereja. Sikap ini
bisa terbentuk oleh figur pemimpin yang terlalu dominan. Atau, ia
memang mengondisikan jemaat untuk bergantung kepada pemimpin. Namun,
bisa juga karena kemalasan atau kesungkanan jemaat untuk bersikap
kritis terhadap setiap pengajaran yang diberikan pemimpin.
Dalam firman Tuhan hari ini, kita melihat bahwa orang-orang Berea
dipuji karena tidak bersikap "asal ikut". Mereka mendengarkan dengan
saksama pengajaran Paulus tentang Kitab Suci. Walaupun demikian,
mereka tetap bersikap kritis dalam menerima setiap ajaran itu; mereka
tak enggan menguji apakah yang disampaikan tersebut sungguh sesuai
dengan firman Tuhan.
Sikap jemaat Berea ini harus kita teladani, dan para pemimpin gereja
harus mengajar jemaatnya untuk memiliki sikap ini. Sebab bisa jadi
ada di antara hal-hal yang dikatakan seorang pemimpin gereja ternyata
kurang benar. Ada kalanya mereka khilaf dan menyimpang dari
pengajaran yang sehat. Pada saat itu, sikap kritis jemaat memegang
peranan penting agar mereka tetap berjalan di atas pengajaran iman
yang sehat --ALS
JANGAN MENJADI ORANG KRISTIANI
YANG MEMILIKI IMAN "ASAL IKUT" APA KATA ORANG
|