Bacaan : Kejadian 20:1-14
Semua lelaki berhidung belang. Tak bisa dipercaya," begitulah
anggapan Rina selama ini. Setelah menikah, anggapan menyesatkan ini
membuatnya jadi gampang curiga pada suaminya. Diam-diam ia suka
memeriksa isi dompet suami, membaca semua SMS-nya, dan memeriksa baju
yang baru dipakainya. Pada jam istirahat siang, sering Rina datang ke
kantor suaminya untuk memantau apa yang sedang ia lakukan. Hatinya
selalu bertanya, "Adakah tanda-tanda suamiku selingkuh?" Sikap
janggalnya justru membuat mereka berdua sering bertengkar. Relasi
keduanya pun makin terpuruk.
Anggapan menyesatkan bisa meracuni pikiran dan membuat kita salah
bertindak. Lihatlah Abraham! Ketika memasuki daerah kekuasaan
Abimelekh, Raja Gerar, ia menganggap raja ini orang jahat yang tidak
takut akan Allah (ayat 11). Pikirnya, jika Raja tahu Sara itu
istrinya, pasti ia akan dibunuh dan Sara akan diperistri. Anggapan
keliru ini membuat Abraham dan istrinya salah bertindak. Mereka
berbohong. Raja diberi tahu bahwa Sara bukan istri Abraham, melainkan
saudaranya. Hasilnya? Kebohongan itu justru membuat Raja berniat
memperisteri Sara, karena mengira ia belum bersuami! Anggapan mereka
yang keliru membuat situasi jadi tambah runyam, padahal Raja ternyata
tak sejahat yang mereka bayangkan. Syukur Allah campur tangan
menyelesaikan masalah itu.
Apakah Anda suka berprasangka negatif terhadap orang lain?
Berhati-hatilah! Anggapan menyesatkan bisa mendorong Anda berbuat
salah, bahkan dosa. Lebih baik belajarlah berpikir positif terhadap
sesama --JTI
PRASANGKA NEGATIF MEMBUTAKAN,
MEMBUAT PERBUATAN BAIK ORANG TAMPAK SEBAGAI KEJAHATAN
|