Bacaan : 2Timotius 4:1-5
Dalam sebuah karikatur, tampak seseorang sedang duduk di tepi sebuah
sungai dengan aliran air yang deras. Tiba-tiba ia mendengar suara,
"Help, help, help!" Ia tidak tahu arti kata-kata tersebut, karena
tidak pernah belajar bahasa Inggris. Syukurlah ia membawa kamus,
sehingga segera mencari arti kata tersebut. Begitu mengetahui
artinya, ia segera terjun untuk menolong. Namun terlambat, orang itu
telah meninggal.
Apa yang akan kita lakukan saat melihat seseorang memerlukan
pertolongan kita, ketika kita mampu berbuat sesuatu untuknya?
Pastinya kita tidak ingin seseorang terlambat menerima pertolongan
kita, bukan? Paulus mengajar kita untuk siap sedia memberitakan
firman Tuhan kepada yang membutuhkan. Mungkin masih banyak
orang-orang di sekitar kita yang perlu mendengar berita Injil --
tetangga, sahabat, saudara sepupu, kakak, adik, atau bahkan orangtua
kita sendiri. Kita mungkin merasa kurang memahami isi Alkitab,
sehingga takut salah memberitakan firman Tuhan kepada mereka. Karena
itu, mulai sekarang mari kita berkomitmen untuk memiliki persekutuan
yang erat dengan Tuhan melalui saat teduh, doa, pendalaman Alkitab,
dan sebagainya, agar kita dapat siap sedia memberitakan firman saat
melihat orang yang membutuhkan.
Apa yang membuat kita menunda memberitakan Injil kepada orang-orang
terdekat kita? Kita tidak ingin terlambat menolong orang yang kita
kasihi, bukan? Sebab itu, firman Tuhan hari ini mengingatkan kita
untuk "Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik
waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegurlah dan nasihatilah dengan
segala kesabaran dan pengajaran" (ayat 2) --PK
KITA AKAN TERLAMBAT MENOLONG ORANG YANG KITA KASIHI
JIKA KITA SELALU MENUNDA MEMBERITAKAN INJIL
|