Bacaan : Yehezkiel 33:1-16
Mereka yang bekerja di bagian keuangan, entah itu sebagai kasir atau
bendahara, pasti mengerti arti tanggung jawab dan kepercayaan. Betapa
tidak, jika ada selisih uang kurang, pasti pusing tujuh keliling.
Terbayang ketakutan bagaimana jika ia harus mengganti sejumlah uang
yang kurang tersebut. Semakin besar selisih uangnya, semakin gawat,
meskipun mungkin selisih itu disebabkan oleh salah hitung, terselip,
atau benar-benar hilang. Yang pasti, ia tidak akan dapat tidur dengan
tenang jika selisih uang tersebut belum ketemu.
Namun, berapa banyak di antara kita yang sadar bahwa Tuhan sudah
mempercayakan harta-Nya yang berharga kepada kita? Jiwa-jiwa di
sekeliling kita adalah harta yang sangat berharga bagi Tuhan, karena
bagi mereka jugalah Tuhan Yesus mati disalib. Dan adalah tugas
tanggung jawab kita untuk mencari mereka yang terhilang dan
memperingatkan mereka yang akan menuju kebinasaan. Jika kita sudah
tahu kebenaran, tetapi tidak memberitahukan kepada orang-orang di
sekitar kita, kelak Tuhan akan menuntut pertanggungjawaban dari kita.
Hal inilah yang Tuhan peringatkan kepada Yehezkiel sebagai penjaga
bangsanya. Tugas Yehezkiel adalah memperingatkan bangsanya demi nama
Tuhan. Sangkakala harus ditiupkan untuk memperingatkan bangsanya dari
bahaya pedang. Pula, kita harus memperingatkan orang-orang di
sekeliling kita akan murka Allah, sehingga mereka bertobat.
Lihatlah sekeliling. Siapa sajakah yang kita tahu sedang menuju
kebinasaan? Mari kita bagikan kabar baik kepada mereka, bahwa Yesus
sudah mati bagi mereka --VT
KITA ADALAH PENJAGA BAGI ORANG-ORANG DI SEKELILING KITA
SIAPKAH KITA MEMPERTANGGUNGJAWABKANNYA KELAK?
|