Bacaan : 1Petrus 4:1-5
Dalam dunia tulis menulis, tipp-ex bukanlah benda yang asing. Tipp-ex
membuat si penulis dapat mengoreksi kesalahan dalam tulisannya. Dan,
rasa hati jadi lebih tenang jika kita dapat mengoreksi kesalahan yang
telah terjadi. Sayangnya, kehidupan kita tidak dilengkapi dengan
"tipp-ex"!
Sebuah ungkapan mengatakan "penyesalan selalu datang terlambat". Ya,
biasanya kesadaran itu muncul saat sudah "kena batunya". Orang yang
menyesal kerap ingin memutar ulang kehidupan untuk mengoreksi
kesalahannya, atau menghapus "noda hitam" itu dari lembaran hidupnya.
Namun, hidup terus berjalan maju. Satu arah.
Jika demikian, adakah cara supaya kita tidak salah langkah? Firman
Tuhan mengingatkan pada sikap yang harus diambil dalam hidup:
pergunakan waktu yang ada sesuai kehendak Allah, jangan kehendak diri
sendiri! Dan, kehendak Allah itu dapat kita ketahui dari firman-Nya.
Inilah langkah yang benar dan bijaksana. Firman Allah selalu menjadi
pedoman dan standar kita untuk menjalankan hidup yang berkenan
kepada-Nya. Mungkin kehendak Allah terasa berat bagi kita; bahkan tak
jarang kita harus mengorbankan keinginan diri sendiri, tetapi
setialah.
Tugas apa yang Tuhan percayakan untuk Anda kerjakan hari ini?
Persoalan apa yang sedang Anda hadapi saat ini? Sediakan waktu lebih
untuk menguji apakah langkah yang akan kita ambil merupakan
kehendak-Nya. Dan sesuai dengan cara yang diajarkan dalam firman-Nya.
Hidup yang merupakan anugerah Tuhan ini terlalu berharga untuk diisi
dengan segala macam pementingan diri sendiri --HA
SETIAP DETIK DALAM HIDUP INI TAK AKAN PERNAH TERULANG
LAKUKANLAH KEHENDAK ALLAH, AGAR KITA TAK MENYESAL KELAK
|