Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-Renungan Harian > PENGHANCURAN CITRA ALLAH
< September
2009
>
M S S R K J S
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30      


Cari di Arsip e-Renungan Harian Cari di e-RH
Lihat Arsip e-Renungan Harian Arsip
Berlangganan / Subscribe e-Renungan Harian Berlangganan
In-CHRIST.net (Indonesian Christian Network) Situs Renungan Harian

Selasa, 29 September 2009

Bacaan Setahun : Daniel 10-12
Nats : Jangan membunuh (Keluaran 20:13)

PENGHANCURAN CITRA ALLAH

Bacaan : Kejadian 9:1-7

Pada era Hitler, prajurit Nazi mendatangi sebuah rumah sakit di Jerman yang dikepalai seorang dokter Lutheran. Mereka bermaksud menghabisi pasien-pasien yang tak berdaya, agar prajurit-prajurit yang terluka dapat dirawat. Menurut prajurit Nazi tadi, pasien-pasien itu sudah tidak memiliki harapan untuk disembuhkan, sehingga mestinya digantikan oleh orang-orang yang masih dapat ditolong. Sang dokter menahan mereka di pintu gerbang rumah sakit. Ia bersikeras menolak, "Orang-orang ini diciptakan menurut gambar dan rupa Allah."

Menurut Alkitab, manusia diciptakan secara berbeda dari alam dan ciptaan lainnya. Manusia adalah mahkota ciptaan Allah, yang diciptakan menurut gambar dan rupa Allah sendiri. Keserupaan manusia dengan Allah ini mencakup kerohanian, moralitas, martabat, kecerdasan, dan kreativitas. Meskipun manusia telah jatuh ke dalam dosa, citra Allah tetap ada padanya. Itulah sebabnya Allah secara tegas melarang manusia membunuh sesamanya karena pembunuhan berarti penghancuran citra Allah tersebut.

Bukan hanya dengan senjata, kita juga dapat "membunuh" seseorang dengan perkataan dan perlakuan. Pengertian akan citra Allah dapat menolong kita mengelakkan godaan itu. Ketika berinteraksi dengan sesama, kita berinteraksi dengan orang yang diciptakan oleh Allah. Seburuk apa pun orang itu, Allah juga menawarkan kehidupan kekal kepadanya. Allah mau kita mengenali dan menghormati citra-Nya di dalam diri setiap orang. Dengan begitu, kita mengambil bagian dalam pelayanan yang membawa kehidupan, bukan kematian -ARS

SIKAP KITA TERHADAP SESAMA DAN DIRI SENDIRI

MENCERMINKAN SIKAP KITA TERHADAP ALLAH
Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini  


Laporan Masalah/Saran