Bacaan : Wahyu 12:10-12
Sejumlah mahasiswa kristiani bermain basket di lapangan kampusnya.
Pak Haryo, tukang kebun setempat, duduk di tepi lapangan, asyik
membaca Alkitab. "Baca apa, Pak?" tanya seorang mahasiswa. "Kitab
Wahyu," jawab Pak Haryo. "Kitab Wahyu? Memangnya Bapak mengerti
isinya?" tanya mahasiswa itu lagi. "Yah, menurut kitab ini, Tuhan
Yesus pada akhirnya menang."
Sebuah tafsiran kitab Wahyu yang lugas dan jitu. Kitab terakhir ini
memang memaparkan kemenangan final Tuhan Yesus atas musuh-Nya. Dan,
orang-orang yang telah ditebus-Nya turut ambil bagian dalam
kemenangan tersebut. Nas kali ini menunjukkan tiga hal yang
memampukan orang-orang kudus mengalahkan Iblis.
Darah Anak Domba. Dasar kemenangan mereka ialah Kristus dan karya
penebusan-Nya di kayu salib. Setiap orang yang berpaut kepada Yesus
Kristus akan mampu melawan dan menundukkan Iblis (1Yohanes 5:4-6).
Perkataan kesaksian. Aktivitas iman mereka ialah memberitakan firman
Allah; baik melalui perkataan maupun perbuatan. Dengan memahami,
memercayai, dan menerapkan firman Allah secara konsisten, orang
percaya akan berhasil membungkam dakwaan dan godaan Iblis.
Tidak mengasihi nyawa sampai ke dalam maut. Inilah sikap iman yang
menjungkalkan Iblis. Orang percaya menyadari hidup ini hanya
sementara, sekaligus tempat pelatihan dan persiapan menuju kekekalan.
Mereka siap untuk mengorbankan waktu, tenaga, harta, dan bahkan jika
perlu nyawa, demi menyebarluaskan firman Allah.
Apakah Anda memiliki ketiga hal tersebut? -ARS
ORANG-ORANG PERCAYA MENJADI PEMENANG
BERDASARKAN KEMENANGAN YANG TELAH DIRAIH YESUS KRISTUS
|