Bacaan : Kidung Agung 1:9-17
Seusai perang, seorang tentara pulang tanpa memberitahu keluarganya.
Belasan jam ia naik pesawat melintasi samudra, lalu menempuh
perjalanan darat seharian. Setelah membeli bunga untuk istrinya, ia
naik bus sampai di depan rumah. Ia terkejut melihat di atas pintu
rumah ada spanduk bertuliskan "Selamat datang, Papa!" Begitu membuka
pintu, istri dan anak-anaknya berlarian memeluknya. Dengan haru ia
bertanya: "Dari mana kalian tahu aku pulang pagi ini?" Istrinya
menjawab: "Aku tidak tahu, tapi aku tahu kamu suka bikin kejutan.
Jadi, begitu mendengar berita bahwa perang usai, tiap pagi kami
menunggumu. Kami juga mau memberimu kejutan!"
Sebuah kejutan bertujuan menyenangkan hati. Melaluinya, kita
mengungkapkan betapa istimewanya kekasih kita. Kidung Agung 1
menceritakan sepasang mempelai yang saling memuji dengan kalimat yang
menggugah hati. Mengejutkan. Sang suami mengatakan istrinya begitu
cantik hingga pantas dihadiahi perhiasan emas (ayat 9-11). Sang istri
berkata suaminya bagai parfum terharum yang kehadirannya menyegarkan
(ayat 12-14). Sang suami memuji keindahan mata istrinya (ayat 15).
Lalu si istri memuji ketampanan suaminya dan kerja kerasnya dalam
membangun rumah idaman bagi keluarga (ayat 16,17). Lewat pujian,
masing-masing berkata bahwa pasangannya luar biasa!
Kapan terakhir kali Anda membuat kejutan bagi pasangan atau sahabat
terkasih? Entah berupa bingkisan, pujian, pelukan, atau sikap yang
penuh perhatian. Sebuah kejutan dapat memperkokoh relasi. Bukankah
orang istimewa layak diperlakukan istimewa juga? JTI
SEBUAH KEJUTAN SEDERHANA
BISA MEMBUAT KEKASIH KITA MERASA ISTIMEWA
|