Bacaan : 1 Korintus 15:35-58
Beberapa tahun terakhir ini, banyak orang yang menjadi begitu tertarik
dengan berbagai isu seputar perawatan tubuh. Baik itu seputar makanan
sehat, perawatan kulit, pembentukan tubuh, dan sebagainya. Hal ini
tampak melalui fenomena digemarinya acara-acara konsultasi kesehatan
dan tempat-tempat perawatan tubuh. Juga tampak dari besarnya dana yang
ditanamkan untuk meneliti mengenai berbagai aspek kesehatan manusia.
Secara singkat, begitu banyak sumber daya yang dihabiskan untuk hal-
hal tersebut. Tak heran ada yang sampai berkomentar bahwa perawatan
tubuh adalah agama baru zaman ini.
Di satu sisi kita tahu bahwa tubuh ini memang harus dirawat sebagai
pemberian Tuhan yang berharga. Tetapi di sisi lain, kita tahu bahwa
tubuh kita yang sekarang ini sifatnya sangat sementara. Suatu saat
tubuh ini akan menua dan mati. Baru kelak di akhir zaman, setelah kita
dibangkitkan, kita diberi tubuh baru yang kekal seperti yang Rasul
Paulus jelaskan di perikop Alkitab hari ini. Dari pemahaman ini,
Paulus kemudian memberi nasihat untuk kita lebih serius mempersiapkan
tubuh kekal kita tersebut daripada mengurusi tubuh sementara kita saat
ini. Caranya adalah dengan teguh berdiri dan setia melakukan pekerjaan
Tuhan.
Karena itu, meskipun merawat tubuh memang penting, hal itu tidak boleh
dijadikan tujuan hidup kita. Perawatan tersebut seharusnya dilakukan
justru dengan tujuan supaya kita bisa memenuhi tujuan hidup kita
dengan lebih baik. Yaitu untuk mengerjakan tugas-tugas kita dan
melayani Sang Pemberi tubuh kita dengan maksimal —ALS
TUBUH INI MEMANG HARUS KITA RAWAT, TETAPI JANGAN SAMPAI HAL ITU
MENJADI TUJUAN DAN PUSAT KEHIDUPAN KITA
|