Bacaan : 1 Korintus 15:1-11
Tahun 2007 ada desas-desus bahwa makam dan tulang belulang Yesus
Kristus telah ditemukan. Meski sempat membuat heboh, akhirnya disadari
bahwa penemuan itu hanyalah sensasi. Banyak ahli sejarah akhirnya
angkat bicara, bahwa tulang belulang tersebut bukan tulang belulang
Yesus.
Berbagai publisitas kerap memberikan kesan bahwa sejarawan umumnya
tidak percaya kebangkitan Yesus. Ada kesan bahwa menjadi pakar sejarah
identik dengan meragukan peristiwa kebangkitan Yesus. Konon
kebangkitan hanyalah dongeng yang tidak layak dipercaya oleh manusia
yang rasional.
Paulus memberikan daftar kesaksian tentang kebangkitan Yesus. Termasuk
lima ratus saksi yang sebagian besar masih hidup waktu Paulus menulis
(ayat 6). Ini diberikan sebagai bukti sejarah bahwa kebangkitan Yesus
bukanlah dongeng atau mitos semata. Iman kristiani sejak awal sangat
serius dengan fakta. Beriman pada dongeng adalah kebodohan.
Sebagai manusia modern, kita seharusnya tidak terburu-buru memutuskan
mana yang mungkin dan tidak mungkin terjadi. Adalah naif untuk menilai
bahwa orang-orang pada masa Yesus percaya mukjizat karena mereka tidak
memahami hukum ilmu alam seperti kita. Sejak dulu orang sudah tahu
bahwa orang mati tidak bangkit, dan bahwa catatan di Injil adalah
laporan kejadian yang tidak biasa.
Apakah Anda tergoda dengan propaganda media bahwa kebangkitan Yesus
hanya dongeng? Bacalah Injil dan surat-surat Paulus. Anda akan sadar
bahwa kisah itu memiliki kualitas luar biasa sebagai laporan faktual.
Jangan mudah percaya kepada isu dan sensasi media. Percayalah pada
kebangkitan-Nya —DBS
UJILAH SEGALA SESUATUPEGANGLAH YANG BENAR
DAN JADILAH BIJAKSANA!
|