Bacaan : Mazmur 42:4-12
Bila Anda frustrasi, jangan merasa sendirian. Anda akan merasa lebih
baik saat mengetahui bahwa setiap orang pernah mengalami ini:
* Memberi waktu dan tenaga untuk suatu karya yang tiba-tiba menjadi
tak berguna.
* Mengalami kesulitan dalam usaha.
* Mengetahui bahwa jerih payahnya dirusak orang lain.
* Geraknya diperlambat ketika ia sebenarnya sudah terlambat.
* Tidak menemukan peralatan apa pun saat ia sudah siap dengan suatu
proyek.
* Melakukan tugas dengan baik tetapi orang lain yang mendapat
penghargaan.
* Tidak mendapatkan sesuatu yang sebenarnya sudah di depan mata.
* Rencana-rencana terbaiknya berantakan.
* Segala sesuatu tampak begitu berat.
Para tokoh Alkitab juga pernah frustrasi; mulai dari Abraham yang
anaknya diminta kembali oleh Tuhan, Musa yang frustrasi karena bangsa
yang dipimpinnya keras tengkuk, Elia yang dikejar-kejar Izebel, Ayub
yang merasa apa yang menjadi miliknya tiba-tiba lenyap, dan masih
banyak lagi. Namun, mereka tetap tampil sebagai pribadi yang kuat.
Apa yang membuat mereka tetap bertahan saat frustrasi? Mereka
menanggapi keadaan yang tidak menyenangkan dengan respons yang tepat.
Mereka sadar semuanya itu merupakan cara Allah untuk mendewasakan
mereka. Bagaimana dengan Anda?
Apakah Anda sedang frustrasi? Belajarlah untuk melihat bahwa yang
Anda alami adalah bagian dari rencana Allah yang terbaik. Bila Anda
tak berespons dengan tepat, Anda bisa kecewa kepada Tuhan, kepada
orang lain yang merugikan Anda, bahkan kepada diri sendiri. Respons
yang tepat menentukan langkah Anda selanjutnya! -PK
SATU HAL YANG ANDA BUTUHKAN SAAT FRUSTRASI:
RESPONS YANG TEPAT!
|