Bacaan : Filipi 2:1-11
Sekelompok kuda liar tengah merumput di padang belantara. Tiba-tiba
muncul seekor harimau yang sedang mencari mangsa. Serentak kuda-kuda
itu melindungi diri dengan cara berdiri saling berhadapan membentuk
lingkaran. Harimau pun tidak berani mendekat, karena takut kena
tendang. Namun dengan tipu muslihatnya ia berkata, "Sungguh barisan
yang bagus. Boleh aku tahu kuda pintar mana yang mencetuskan ide
ini?" Kuda-kuda itu pun termakan hasutan. Mereka berdebat siapa yang
pertama mencetuskan ide tadi. Karena tak ada kata sepakat, akhirnya
mereka tercerai-berai. Harimau pun dengan mudah memangsa mereka.
Persatuan sangat penting. Tanpa persatuan sebuah komunitas atau
kelompok akan rapuh, maka persatuan harus diperjuangkan. Begitu juga
dalam gereja. Paulus menasihati jemaat di Filipi supaya bersatu.
Dasar persatuan kristiani adalah Kristus. Jadi setiap orang dalam
jemaat hendaknya meneladani Kristus (ayat 5):
1. Walaupun dalam rupa Allah, tetapi tidak menganggap kesetaraan-Nya
itu sebagai milik yang harus dipertahankan (ayat 6) -- Tidak sombong
atau merasa paling hebat.
2. Telah mengosongkan diri-Nya sendiri dan mengambil rupa seorang
hamba (ayat 7a) -- Memiliki semangat memberi; bukan ha-nya mau
menerima.
3. Menjadi sama dengan manusia (ayat 7b) -- Berempati terhadap
sesama; tidak lekas menghakimi atau menuduh, tetapi berusaha
menempatkan diri pada posisi orang lain untuk mengerti dan memahami.
Saat jemaat sepakat untuk bersatu, iblis pun gentar! -AYA
SEPULUH LIDI YANG DIIKAT MENJADI SATU LEBIH KOKOH
DIBANDING SERIBU LIDI YANG TERCERAI BERAI -- PEPATAH CINA
|