Bacaan : 2Korintus 3:1-18
Dalam sebuah khotbah, ilustrasi merupakan hal yang sangat penting
agar pesan firman Tuhan yang disampaikan dapat diterima dengan
jelas. Tanpa ilustrasi, khotbah yang bagus sekalipun kerap kali
sukar dipahami. Rektor sebuah sekolah tinggi teologi mengatakan
bahwa ilustrasi bagaikan jendela yang menerangi isi seluruh rumah.
Bahkan ia menyebutkan bahwa ilustrasi yang baik akan membantu
keberhasilan sebuah pewartaan firman hingga sebesar 40%.
Jemaat Korintus terkenal dengan reputasinya yang buruk. Walaupun
mereka sudah percaya kepada Yesus, namun kehidupan mereka belum
mencerminkan ajaran Kristus yang sesungguhnya. Rasul Paulus
mengingatkan jemaat di Korintus bahwa mereka adalah surat Kristus
(ayat 3). Ini berarti bahwa ketika surat itu dibaca, maka ia harus
mencerminkan Kristus yang sesungguhnya. Kristus harus tampak secara
jelas dan bukan samar-samar melalui kehidupan nyata setiap hari.
Gypsy Smith, seorang penginjil besar di zamannya, mengajarkan bahwa
sebenarnya ada lima Injil. Ketika mengucapkan kalimat terakhir, para
pendengarnya memprotes dalam hati. Namun belum sempat memprotes, ia
menjelaskan sambil menyebutkan masing-masing Injil yang dimaksud.
Menurutnya, Injil itu terdiri dari Matius, Markus, Lukas, Yohanes,
dan yang kelima adalah orang kristiani itu sendiri.
Kekristenan dan ajarannya sesungguhnya sangat menarik. Namun, yang
terkadang membuatnya kurang menarik adalah orang-orang kristiani
yang mengilustrasikannya. Sungguh sayang bila ini terus terjadi.
Dunia menanti ilustrasi nyata. Mari minta Roh Kudus menolong kita
untuk menunjukkannya dengan baik (ayat 18) -MZ
HIDUP ANDA MEMBAWA ILUSTRASI NYATA DARI FIRMAN DAN AJARAN KRISTUS
|