Bacaan : Ulangan 10:17-22
Kadang kala kehidupan kristiani menampakkan ekspresi yang luar biasa
dari kebajikan yang biasa-biasa saja. Sebagai contoh, Anda pasti
berharap bahwa orang yang diliputi Roh Kudus akan bersikap ramah.
Dan dengan mem-praktikkan sikap tersebut di tengah masya-rakat
ternyata membawa perbedaan yang luar biasa!
Dalam bukunya, Liability Factor, Tim Sanders berkata bahwa seseorang
yang menebarkan kepada sesamanya "suka-cita, kebahagiaan,
penghiburan, atau perasaan menjadi muda kembali" akan lebih mungkin
direkrut atau dipromosikan. Ia menyatakan bahwa sebagian perusahaan
telah menyingkirkan ketidakramahan. Mereka menyebut sistem mereka
S.T.M.K.: "Saya Tidak Melihat Ketidakramahan".
Prinsip itu seharusnya dipraktikkan oleh warga kerajaan Kristus.
Bila orang ditanya apa yang mereka cari di gereja, jawaban pertama
mereka adalah keramahan. Sayangnya, realitas menunjukkan bahwa
banyak umat kristiani terasa sejauh bintang dan sedingin ruang
angkasa.
Tuhan berkata kepada umat Israel kuno bahwa Dia "menunjukkan
kasih-Nya kepada orang asing dengan memberikan kepadanya makanan dan
pakaian" (Ulangan 10:18). Dia memerintahkan mereka untuk ikut
teladan perilaku-Nya (ayat 19).
Keramahan bukanlah sekadar praktik bisnis yang bijaksana. Sikap itu
seharusnya menjadi karakteristik semua pengikut Kristus. Apabila
Anda ke gereja hari ini, berperilakulah sedemikian rupa sehingga
seorang pendatang baru akan berkata, "Saya tidak melihat
ketidakramahan" --HWR
DI DUNIA DI MANA BANYAK ORANG KURANG MEMBERI PERHATIAN
ORANG KRISTIANI SEHARUSNYA MEMBERI PERHATIAN LEBIH
|