Bacaan : Kejadian 12:1-9
Salah satu pengalaman yang paling menyedihkan dalam hidup ini adalah
ketika kita dipisahkan dari benda-benda dan orang yang kita cintai.
Kerap kali sulit bagi kita untuk meninggalkan rumah yang menyimpan
banyak kenangan indah, dan selalu berat bagi kita untuk mengucapkan
selamat tinggal kepada orang-orang yang kita kasihi tatkala harus
meninggalkan mereka.
Demikian pula tidak mudah bagi Abraham untuk menaati permintaan
Allah supaya ia meninggalkan negeri, teman-teman, dan kerabatnya.
Namun, bila ia tidak taat pada perintah Allah, tidak akan ada berkat
bagi dia dan keturunannya.
Allah memanggil Abraham untuk menjalani kehidupan dengan pengabdian
yang khusus ini, karena Dia telah memilihnya menjadi saluran yang
melaluinya Dia akan mengerjakan rencana penebusan. Umat manusia
telah memberontak dan menjadi penyembah berhala, sedangkan Abraham
harus menyembah satu-satunya Allah yang sejati.
Tugas semua orang kristiani adalah memutuskan hubungan dengan segala
yang menghalangi kemajuan dan efektivitas kerohanian. Kita harus
meninggalkan semua dosa, seluruh kekerasan hati, dan setiap
kesenangan duniawi yang dapat menjauhkan hati kita dari Allah.
Jika kita melakukan hal ini, saat diuji dan dicobai, maka integritas
rohani dalam hidup kita akan tetap bertahan melalui ujian kehidupan
itu. Kita dikuatkan dalam proses tersebut, agar pada gilirannya kita
dapat menjadi berkat bagi orang lain yang ada di sekitar kita --HVL
MELEKAT PADA KRISTUS
ADALAH RAHASIA UNTUK MENJAUHKAN DIRI DARI DUNIA
|