Bacaan : Wahyu 7:13-17
Kitab Wahyu memberikan gambaran yang luar biasa. Anak Domba Allah
menuntun kita dari mata air kehidupan yang satu ke mata air
kehidupan yang lain, dan senantiasa semakin dalam menuju kasih Allah
(7:17).
Yesus berdoa di Ruang Atas sesaat sebelum Dia disalib, "Aku telah
memberitahukan nama-Mu kepada mereka [para murid] dan Aku akan
memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di
dalam mereka dan Aku di dalam mereka" (Yohanes 17:26).
Yesus menuntun kita menuju pengetahuan yang mendalam tentang kasih
Allah. Tujuan-Nya tidak semata-mata supaya kita memperoleh
pengetahuan tentang Allah, tetapi juga supaya kita tahu sedalam apa
kita dihargai dan dikasihi. Seperti yang dikatakan Yesus, kasih Sang
Bapa kepada Putra-Nya sama dengan kasih-Nya kepada kita.
Namun, untuk memahami kasih tersebut dibutuhkan suatu proses.
Memahami kasih Allah memerlukan waktu. Mungkin Anda tidak yakin
bahwa Dia mengasihi Anda. Bersabarlah. Roh Kudus akan menuntun Anda
menuju seluruh kebenaran (Yohanes 16:13). Baca dan renungkan
perkataan dan perbuatan-Nya di dalam Injil. Mintalah agar Allah
menunjukkan kasih-Nya. Pada saatnya nanti Dia akan menyatakan
"lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya" kasih-Nya
(Efesus 3:18).
Sejauh pemahaman saya, proses itu akan berlangsung sampai pada
kekekalan. Kita akan benar-benar dipuaskan di surga, dan kita akan
terus bertumbuh, karena kasih Allah tidak pernah berakhir --DHR
KASIH KITA TERBATAS
NAMUN KASIH ALLAH TIADA BATASNYA
|