Bacaan : 1Petrus 2:1-10
Seorang gadis kecil dihukum karena berperilaku buruk. Orangtuanya
kemudian menyuruh dia untuk menyantap makan malamnya seorang diri di
pojok ruangan. Mereka tidak memedulikan gadis kecil itu sampai
mendengar ia memanjatkan doa yang dikutip dari Mazmur 23, "Terima
kasih, ya Tuhan, karena Engkau menyediakan hidangan bagiku, di
hadapan lawanku."
Kisah di atas memang lucu. Akan tetapi, keluarga kita sendiri memang
kadang kala dapat menjadi seperti musuh tatkala perilaku mereka
tidak sesuai dengan apa yang kita kehendaki. Bahkan keluarga seiman
kita di gereja kadang-kadang juga dapat mengecewakan kita. Namun
dengan mengubah fokus diri kita, maka kita akan dapat belajar
mengesampingkan pemikiran yang naif bahwa orang lain akan senantiasa
memenuhi pengharapan kita yang tinggi.
Daripada memusatkan pengharapan kepada sesama, kita dapat menemukan
pengharapan di dalam kebenaran bahwa kita adalah salah seorang anak
Allah dengan meletakkan iman kepada Yesus (1Petrus 2:10). Dia telah
memilih kita dan menjadikan kita "umat kepunyaan Allah sendiri"
(ayat 9). Tuhan telah membawa kita masuk ke dalam keluarga-Nya, dan
kita dapat merasa yakin bahwa persekutuan kita dengan-Nya takkan
pernah dapat diputuskan. Dia tidak akan memperlakukan kita sebagai
musuh.
Ketika orang lain mengecewakan Anda, janganlah berkecil hati.
Ubahlah fokus perhatian Anda dan ingatkan diri sendiri bahwa Anda
yang telah mengimani Yesus adalah seorang anak Allah -- yang
dihargai dan dipelihara oleh-Nya --AMC
TATKALA ORANG LAIN MENGECEWAKAN ANDA
PANDANGLAH KE ATAS
|