Bacaan : Yesaya 55:6-13
Mereka mengenal baik Thomas Dotson di penjara Michigan. Mereka
pastilah mengenalnya, karena ia menghabiskan waktu lebih dari satu
dekade mendekam di balik jeruji penjara.
Tom memberikan kesaksian di perjamuan tahunan bagi para pendeta
penjara di Muskegon, Michigan. Ia bersaksi bahwa ia tumbuh besar di
dalam sebuah keluarga kristiani, tetapi ia kemudian memberontak dan
menolak Injil. Istrinya, yang bernyanyi di perjamuan itu, tetap
menyertainya kendati ia telah gagal berulang kali. Ada seorang
pendeta penjara yang dengan setia mendampinginya, sehingga Tom
berserah sepenuhnya kepada Yesus Kristus, dan hidupnya diubahkan.
Dotson mengimbau para pelayan Tuhan, katanya, “Teruskan pelayanan
Anda terhadap orang-orang seperti saya, tak peduli betapa
frustrasinya hal itu. Kami mungkin mengalami banyak kemunduran.
Tetapi jangan menyerah. Ada kekuatan untuk berubah bahkan pada orang
yang paling frustasi sekalipun, melalui pengurbanan Kristus, Pribadi
yang benar-benar membebaskan kita.” Kemudian, sambil menatap pendeta
penjara yang telah dengan sabar bersaksi kepadanya, Tom berkata
dengan lembut, “Terima kasih karena tidak menyerah terhadap saya.”
Allah akan memberikan “pengampunan dengan limpahnya” kepada semua
orang yang datang kepada-Nya (Yesaya 55:7). Firman-Nya yang penuh
kuasa dapat membawa perubahan (ayat 11), membebaskan baik pria
maupun wanita dari penjara dosa (Yohanes 8:32).
Apakah Anda hampir menyerah terhadap seseorang yang Anda pikir tidak
akan pernah berubah? Jangan! Teruskan! —Dave Egner
DARIPADA MENYERAH ATAS SESEORANG
SERAHKANLAH ORANG ITU KEPADA ALLAH
|