Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-Renungan Harian > SENANG SEKALIGUS SEDIH
< Juli
2004
>
M S S R K J S
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31


Cari di Arsip e-Renungan Harian Cari di e-RH
Lihat Arsip e-Renungan Harian Arsip
Berlangganan / Subscribe e-Renungan Harian Berlangganan
In-CHRIST.net (Indonesian Christian Network) Situs Gloria

Selasa, 27 Juli 2004

Bacaan Setahun : Mazmur 43-45; Kisah 27:27-44
Nats : Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; .... Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di surga (Matius 6:19,20)

SENANG SEKALIGUS SEDIH

Bacaan : Lukas 12:16-21

Ada sebuah legenda kuno tentang tiga pria berkuda yang sedang melintasi padang gurun pada suatu malam. Ketika mendekati sebuah dasar sungai yang kering, mereka mendengar sebuah suara yang memerintahkan mereka untuk turun, mengambil beberapa kerikil, memasukkannya ke dalam saku mereka, dan tidak melihatnya hingga keesokan paginya. Mereka dijanjikan bahwa jika mereka mematuhi perintah itu, mereka akan senang, tetapi juga sedih. Setelah mereka melakukan seperti yang diperintahkan, ketiga pria itu menunggangi kuda mereka dan melanjutkan perjalanan.

Ketika fajar mulai merekah, ketiga pria itu merogoh saku mereka untuk mengeluarkan kerikil-kerikil itu. Mereka terkejut sekali karena mendapati kerikil-kerikil itu telah berubah menjadi intan, batu delima, dan batu permata berharga lainnya. Kemudian mereka menyadari arti dari janji yang mengatakan bahwa mereka akan menjadi senang, tetapi juga sedih. Mereka gembira karena telah mengambil kerikil sebanyak yang mereka ambil, tetapi juga menyesal -- sangat menyesal -- karena tidak mengumpulkan lebih banyak lagi.

Saya bertanya-tanya apakah kita juga akan memiliki perasaan serupa ketika sampai di surga. Kita akan bahagia atas harta yang kita simpan di surga selagi di bumi, dan bersukacita atas penghargaan yang akan Kristus berikan kepada kita. Tetapi kita pun akan menyesal karena tidak berbuat lebih banyak untuk melayani-Nya.

Mari pergunakan kesempatan kita dengan baik sehingga kita akan lebih senang daripada sedih —Richard De Haan

MAHKOTA YANG KITA PAKAI DI SURGA
HARUS DIMENANGKAN DI BUMI
Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini  


Laporan Masalah/Saran