Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-Renungan Harian > KASIH TERBESAR
< Juli
2004
>
M S S R K J S
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31


Cari di Arsip e-Renungan Harian Cari di e-RH
Lihat Arsip e-Renungan Harian Arsip
Berlangganan / Subscribe e-Renungan Harian Berlangganan
In-CHRIST.net (Indonesian Christian Network) Situs Gloria

Kamis, 13 Juli 2004

Bacaan Setahun : Mazmur 7-9; Kisah 18
Nats : Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita (1 Yohanes 4:10)

KASIH TERBESAR

Bacaan : 1 Yohanes 4:7-11

Pada dinding ruang keluarga kami, di dalam sebuah kotak pajangan kecil, tergantung sebuah “harta” milik istri saya Carolyn. Oh, kami memiliki barang-barang yang sebenarnya lebih berharga, yang terpajang di dinding-dinding rumah kami, seperti selimut buatan tangan dari Blue Ridge Mountain Kentucky, cermin antik, lukisan cat minyak, dan siter yang sangat indah dari seorang seniman di pedalaman Idaho.

Namun, “harta” Carolyn jauh lebih berharga daripada benda-benda itu, karena kotak itu berisi sebuah pemberian dari cucu perempuan kami, Julia. Pemberian itu adalah hadiah untuk neneknya pada hari Valentine beberapa tahun silam ketika Julia berusia enam tahun. Benda itu adalah sebentuk hati kecil berwarna merah yang terbuat dari tanah liat. Pada hati kecil itu terukir tulisan anak kecil seperti cakar ayam, “Aku Sayang Nenek”.

Hati kecil itu kasar buatannya, bagian tepinya tidak rata, dan di sana-sini terdapat bekas jari serta kotor. Namun, Carolyn telah mengabadikan hati itu dalam sebuah pigura yang khusus dibuat untuk memajangnya. Setiap hari benda itu mengingatkannya akan kasih Julia.

Apakah kasih Allah lebih berharga bagi Anda daripada perak, emas, atau segala harta benda lainnya? Dia “telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya” (1 Yohanes 4:9). Dia melakukannya karena Dia mengasihi Anda, bukan karena Anda telah mengasihi Dia. Dan oleh karena kasih-Nya, kelak Anda akan bersama-sama dengan Dia di surga. Tak ada kasih yang lebih besar daripada itu! —David Roper

KASIH ALLAH YANG KEKAL
ADALAH SUMBER KEHIDUPAN KEKAL KITA
Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini  


Laporan Masalah/Saran