Bacaan : 1 Petrus 1:3-9
Pernahkah Anda mengalami suatu liburan seperti berikut ini? Anda
berencana untuk mendatangi suatu tempat yang jauh. Anda tahu bahwa
di sana Anda akan melewatkan saat yang menyenangkan. Namun, Anda
mengalami begitu banyak kesukaran dalam perjalanan ke sana sehingga
Anda bertanya-tanya apakah perjalanan tersebut memang layak
dilakukan.
Mobil mogok. Kemacetan lalu lintas. Tersesat. Anak-anak sakit.
Teman-teman seperjalanan yang menjengkelkan. Anda tahu bahwa tujuan
perjalanan itu akan menyenangkan, tetapi perjalanan itu sendiri
tidak mulus. Tetapi, Anda tetap menjalaninya karena Anda tahu bahwa
segala jerih payah itu sepadan dengan hasilnya.
Itulah gambaran kehidupan kristiani. Mereka yang telah memercayai
Yesus sebagai Juruselamat tengah melakukan perjalanan yang penuh
dengan berbagai kesukaran, hambatan, tragedi, dan gangguan.
Kesukaran tampaknya selalu ada atau siap menghadang. Namun, kita
tahu bahwa di depan kita ada tujuan luar biasa yang tak terlukiskan
(1 Petrus 1:4). Dan terkadang keyakinan mengenai apa yang tersedia
bagi kita di surga itulah yang membuat kita terus bertahan.
Petrus mengerti. Ia mengatakan bahwa saat menjalani hidup, kita akan
menderita sebagai akibat dari persoalan yang kita hadapi. Tetapi
sesungguhnya kita dapat bersukacita melalui segala kesukaran
tersebut, sebab Allah telah menyediakan sesuatu yang istimewa di
akhir perjalanan kita.
Apakah Anda menghadapi persoalan hari ini? Pandanglah ke depan.
Surga membuat perjalanan kita tidak sia-sia —Dave Branon
APA YANG KITA PEROLEH DI SURGA AKAN JAUH LEBIH BERHARGA
DARIPADA APA YANG HILANG DI BUMI
|