Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-Renungan Harian > DI BALIK TAKHTA
< Maret
2004
>
M S S R K J S
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31      


Cari di Arsip e-Renungan Harian Cari di e-RH
Lihat Arsip e-Renungan Harian Arsip
Berlangganan / Subscribe e-Renungan Harian Berlangganan
In-CHRIST.net (Indonesian Christian Network) Situs Gloria

Minggu, 7 Maret 2004

Bacaan Setahun : Ulangan 3-4; Markus 10:32-52
Nats : Dia mengubah saat dan waktu, Dia memecat raja dan mengangkat raja (Daniel 2:21)

DI BALIK TAKHTA

Bacaan : Ester 1

Di sepanjang hidup, saya telah menyaksikan orang-orang jahat bangkit menduduki tampuk kekuatan politik dan militer, membuat banyak kesalahan besar, lalu menghilang di balik layar. Bahkan para pemimpin yang baik pun meninggalkan catatan yang mengandung kesalahan dan kelemahan.

Kitab Ester pasal pertama menunjukkan kesombongan Raja Ahasyweros, pemimpin kerajaan Persia yang sangat besar. Ia menyelenggarakan sebuah pesta besar-besaran untuk memamerkan kekayaan dan kemegahannya. Setelah berpesta selama tujuh hari, raja memerintahkan para pelayannya membawa Wasti, sang ratu, di hadapan pengunjung pesta agar mereka dapat melihat kecantikannya yang luar biasa. Tetapi Ratu Wasti menolak untuk datang, dan penolakannya memalukan raja agung Persia tersebut (ayat 12-18).

Ahasyweros marah besar dan meminta nasihat dari orang-orang bijak di kerajaannya. Mereka menasihatinya untuk mencopot Wasti dari jabatannya sebagai ratu dan “mengaruniakan kedudukannya sebagai ratu kepada orang lain yang lebih baik daripadanya” (ayat 19). Allah memakai berbagai kejadian luar biasa ini untuk menempatkan gadis Yahudi dalam posisi strategis untuk melindungi rakyatnya dari kehancuran.

Nama Allah tidak disebutkan di seluruh kitab Ester, namun pesan dalam pasal 1 itu demikian keras dan jelas: Allah dapat menciptakan kebaikan dari segala sesuatu, bahkan ketika orang-orang yang punya kekurangan dan cenderung melakukan kesalahan terlibat di dalamnya. Dialah kekuasaan yang sesungguhnya di balik setiap takhta —Herb Vander Lugt

RAJA PALING KUAT HANYALAH SEBUAH BIDAK
DI TANGAN RAJA SEGALA RAJA
Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini