Bacaan : Kolose 4:1-6
Bila kita hidup sampai 65 tahun, berarti waktu yang kita
miliki adalah sekitar 600.000 jam. Anggaplah kita berumur 18
tahun saat menyelesaikan SMU, maka kita masih memiliki 47
tahun, atau hampir 412.000 jam untuk hidup setelah kelulusan
itu.
Jika kita menghabiskan waktu 8 jam sehari untuk tidur; 8
jam untuk kegiatan pribadi, kemasyarakatan, dan rekreasi; dan
8 jam untuk bekerja, maka dalam 47 tahun kita memiliki
137.333 jam dalam setiap kategori. Bila kita memasukkan waktu
bekerja dan bermain dalam hitungan jam, maka waktu yang
terpakai mungkin terasa lama. Namun bila dilihat dalam terang
kekekalan, waktu yang ada akan terasa berlalu begitu cepat.
Oleh karena itu, kita harus menggunakan setiap waktu yang ada
dengan bijak.
D.J. De Pree, mantan anggota Dewan Direktur RBC yang hidup
sampai usia hampir 100 tahun, telah bertahun-tahun
memperhitungkan usianya dalam hitungan hari. Bila Anda
menanyainya, "Berapa usia Anda?" ia segera akan menjawab
dalam hitungan hari. Ia mendasarkan kebiasaannya ini pada
Mazmur 90:12, "Ajarlah kami menghitung hari-hari kami
sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana."
Kebiasaan, menghitung hari ini mengingatkannya akan
perjalanan waktu yang begitu cepat dan perlunya hidup dengan
memandang pada nilai-nilai kekekalan.
Setiap jam, hari, dan tahun yang datang pada kita segera
akan berlalu. Oleh karenanya, entah kita menghitungnya atau
tidak, pastikanlah bahwa waktu yang kita gunakan berguna bagi
Kristus --RWD
JANGAN SEKADAR MENGHABISKAN WAKTU
TETAPI INVESTASIKANLAH WAKTU ITU
|