Bacaan : Mazmur 32
Pertama kali saya mendapatkan seekor anak anjing yang
sangat manis bernama Dolly, saya selalu sering bermain
dengannya di halaman belakang rumah. Kemudian ia mulai
menggunakan kesempatan-kesempatan itu untuk menjelajahi
tempat-tempat yang sesungguhnya tidak boleh ia datangi.
Dengan memberinya hadiah, saya dapat mengajarinya untuk
menanggapi perintah saya, "Sini!" Namun kemudian hadiah-hadiah itu pun tidak diacuhkan oleh Dolly. Karena itu, saya
membeli sebuah rantai yang panjang sehingga Dolly tetap dapat
merasakan cukup kebebasan yang aman. Namun bila ia berjalan
terlalu jauh saya akan menarik tali kekangnya.
Hal ini mengingatkan saya akan perlakuan Allah terhadap
seorang pecandu obat bius bernama Derek. Karena ingin
menghentikan kecanduannya, ia tinggal di rumah kami, dan
menjadi anak Allah. Ia pun dapat mengatasi kebiasaannya itu
meski masih harus selalu berperang dengan godaan. Suatu hari
ia menyerah, melarikan diri, dan menggunakan obat bius lagi.
Namun perasaan bersalah meliputinya saat suatu ketika ia
duduk di bangku taman. Ia merasa seperti Daud (Mazmur 31:23)
dan berkata kepada dirinya sendiri, "Aku telah terbuang dari
hadapan Tuhan. Tamatlah aku." Namun rantai panjang kasih
Allah menarik kembali hatinya. Dengan segera Derek menanggapi
pengampunan Tuhan dan kembali kepada kami (Mazmur 32:3-5).
Jika Anda berjalan di jalan yang salah dan merasa terbuang
dari Allah, ingatlah, Anda masih dapat kembali. Tanggapilah
tarikan kasih pengampunan-Nya di hati Anda dan kembalilah
kepada-Nya sekarang juga --JEY
PERTOBATAN SEJATI MENGUBAHKAN SESEORANG DARI KESALAHANNYA DAN
MENGEMBALIKANNYA PADA KEBENARAN
|