Bacaan : Wahyu 11:15-18
Saat Ratu Inggris, Elizabeth, masih kecil, orangtuanya
mengadakan sebuah pesta kebun di Istana Buckingham. Tetapi
hujan badai membuat pesta itu harus dipindahkan ke dalam
ruangan. Elizabeth dan adik perempuannya berkeliling di dalam
ruangan tempat para tamu berkumpul dan mereka pun diserang
dengan berbagai pertanyaan yang diajukan dengan sopan. Di
sela-sela pembicaraan itu, Elizabeth menunjuk sebuah lukisan
Yesus di atas kayu salib yang tergantung di dinding di
dekatnya. Ia berkata, "Kata ayah saya, Dialah Raja yang
sesungguhnya."
Alangkah tepat pengakuannya bahwa Juruselamat yang telah
mati bagi kita itu sekarang memerintah atas kita sebagai
"Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan" (1
Timotius 6:15). Dengan kebangkitan-Nya, suatu hari kelak
keberadaan-Nya sebagai Raja akan diakui di seluruh dunia saat
semua lutut bertelut di hadapan-Nya, baik dengan hati penuh
rasa syukur atau dengan terpaksa (Filipi 2:9-11). Walaupun
kita percaya bahwa Kristus mengampuni dosa-dosa kita,
terkadang kita lalai untuk menyerahkan segenap diri, harta
milik, dan perbuatan kita pada ketuhanan-Nya.
Sudahkah Anda mengakui Yesus Kristus sebagai Raja?
Sudahkah Anda menerima Kristus sebagai Juruselamat dan Tuhan?
Apakah Anda bersedia mengizinkan Dia tidak hanya
menyelamatkan Anda dari dosa, tetapi juga untuk mengatur
hidup Anda? Sekarang, ambillah keputusan untuk berlutut di
hadapan Dia, Tuhan yang berkuasa, dan jadilah hamba-Nya yang
taat dan penuh rasa syukur. Dengan demikian Anda akan dapat
menyembah Dia sebagai Juruselamat sekaligus Raja Anda! --VCG
JIKA ANDA MENYEMBAH KRISTUS SEBAGAI SANG JURUSELAMAT
ANDA TIDAK AKAN MENGABAIKAN-NYA SEBAGAI TUHAN
|