Bacaan : Yesaya 7:10-14
Dua orang wanita berpakaian bagus sedang makan siang
bersama di sebuah restoran yang sangat eksklusif. Seorang
teman yang melihat kehadiran mereka mendekati meja mereka dan
menyapa, "Ada acara istimewa apa ini?" ia bertanya. Salah
seorang dari wanita tersebut menjawab, "Kami sedang merayakan
ulang tahun seorang anggota keluarga kami yang masih bayi. Ia
sudah berumur dua tahun hari ini." "Tapi, mana bayinya?"
temannya itu bertanya lagi. Ibu bayi tersebut menjawab, "Oh,
saya menitipkannya di rumah Ibu. Beliau akan menjaganya
sampai pesta ini selesai. Bila saya membawanya ke sini, pesta
ini pasti tidak akan menyenangkan."
Benar-benar menggelikan! Sebuah perayaan ulang tahun
seorang anak yang kehadirannya tidak diinginkan pada pestanya
sendiri? Namun, jika Anda merenung sejenak, tindakan tersebut
ternyata tidak lebih bodoh daripada yang kerap terjadi, yakni
merayakan Natal, dengan pesta-pesta tanpa mengingat Pribadi
yang kelahiran-Nya seharusnya kita hormati.
Banyak orang merayakan Natal dengan cara seperti itu. Di
tengah segala kesibukan mereka, seperti pergi ke pesta,
berbelanja aneka hadiah, dan berkumpul bersama keluarga,
Pribadi yang kelahiran-Nya mereka peringati justru hampir
terlupakan sama sekali.
Saat Anda memasuki musim Natal yang menyenangkan bersama
keluarga dan teman-teman, pastikanlah bahwa Anda tidak
melupakan Tuhan Yesus. Berikanlah penghormatan yang layak Dia
terima --RWD
AKAN SELALU ADA BAHAYA
BILA KITA MERAYAKAN NATAL TANPA KRISTUS --Ironside
|